Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 20 Oktober 2018. Medcom.id/ Rizky Dewantara.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 20 Oktober 2018. Medcom.id/ Rizky Dewantara. (Rizky Dewantara)

KLHK Panggil Pemda Bogor dan Bekasi

pencemaran sungai
Rizky Dewantara • 21 Oktober 2018 15:23
Bogor: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memanggil pemerintah daerah (Pemda) Bogor dan Bekasi terkait pencemaran Sungai Cileungsi. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya ingin ada solusi dari pencemaran tersebut.
 
"Pemanggilan kedua Pemda Bogor dan Bekasi untuk membahas Sungai Cileungsi. Kami ingin melihat pemaparan dari Pemimpin daerah juga DLH terkait sumber pencemaran Sungai Cileungsi dari mana," kata Siti Nurbaya di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 20 Oktober 2018.
 
Baca: DLH Kabupaten Bogor Dinilai Lalai Mengawasi Sungai Cileungsi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Siti menjelaskan, pembahasan pencemaran lingkungan bersama Pemda Bekasi dan Bogor akan dilaksanakan pada Senin, 22 Oktober 2012. Kedua daerah ini harus duduk bersama untuk mengentaskan masalah Sungai Cileungsi. Meski demikian, Siti tidak menjelaskan lokasi pertemuan.
 
"Untuk pembahasan yang akan dilakukan terhadap dua daerah tersebut tidak bisa kami beberkan sekarang, tunggu hasilnya besok saja," jelas Siti.
 
Baca: Empat Perusahaan di Bantaran Sungai Cileungsi Disegel
 
Lebih lanjut, Siti mengaku, saat ini pihaknya sudah mengantongi data dan fakta terkait Sungai Cileungsi. Siti juga mengaku sudah mendapat kadar kualitas Sungai Cileungsi.
 
Siti menehaskan, pihaknya akan memberikan sanksi terhadap pejabat daerah yang lalai dalam melakukan pengawasan. Bahkan, sanksi pidana bisa dijatuhkan terhadap pejabat yangbersangkutan. Sanksi tersebut merujuk pada UU 32 tahun 2004 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
 
"Aturannya memungkinkan, bisa dipidanakan jika ada pembiaran yang dilakukan pejabat berwenang di DLH Kabupaten Bogor," pungkas Siti.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif