Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Istimewa/BNPB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Istimewa/BNPB (Sunnaholomi Halakrispen)

Korban Longsor Sukabumi Jadi 15 Orang

Longsor Sukabumi
Sunnaholomi Halakrispen • 02 Januari 2019 00:18
Jakarta: Korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi kembali bertambah hingga 15 orang. Sementara itu, 20 orang yang tertimbun juga masih dicari oleh tim gabungan.
 
"Hingga sore tadi, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bancana Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019.
 
Sutopo mengatakan, evakuasi korban longsor yang menimbun 30 rumah itu bakal dilanjutkan Rabu, 2 Januari 2018. Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian 20  korban yang diduga masih tertimbun longsor. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proses evakuasi pada Selasa, 1 Januari 2018 dihentikan lebih awal pada pukul 14.00 WIB. Penghentian dilakukan lantaran hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan dapat membahayakan petugas jika evakuasi terus dilakukan.
 
Menurut Sutopp, kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personil dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali. Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor.
 
Sutopo menjelaskan, dari 30 unit rumah yang tertimbun longsor terdapat 32 kepala keluarga atau 101 jiwa. Dari 101 jiwa yang tertimbun, tercatat 63 orang selamat serta tiga orang luka-luka yang dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu.
 
Ia menambahkan, longsor susulan juga sudah terjadi empat kali meski dengan jumlah longsoran yang lebih kecil. Namun, material tanah yang gembur dan rapuh cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan, apalagi jika turun hujan. 
 
Baca: Korban Tewas Longsor di Sukabumi Bertambah
 
Menurutnya, daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi. Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.
 
Peta potensi longsor menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. 
 
Baca: 11 Korban Tewas Longsor Sukabumi Teridentifikasi
 
"Sedangkan peta potensi longsor tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, sedangkan longsor lama dapat aktif kembali," ujar dia.
 

 

(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi