Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin membuka kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) bagi pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Jumat, 23 November 2018. Medcom.id/ Hendrik S
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin membuka kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) bagi pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Jumat, 23 November 2018. Medcom.id/ Hendrik S (Hendrik Simorangkir)

Tekad Tangerang untuk Bersih dari Pungli

pungli
Hendrik Simorangkir • 23 November 2018 13:37
Tangerang: Kota Tangerang bertekad membersihkan pelayanan publik dari petugas yang kerap melakukan pungutan liar (pungli). Langkah yang ditempuh adalah melakukan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) bagi pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator.
 
"Pemberantas pungli itu sangat diperlukan karena hal apapun yang berkaitan dengan pungutan liar yang tidak resmi harus dihilangkan," Wali Kota Tangerang Sachrudin di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Jumat, 23 November 2018. 
 
Sachrudin mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyelamatkan pegawai dalam melakukan pekerjaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sachrudin menjelaskan, pungutan liar sangat merugikan masyarakat yang hendak mengurus administrasi tertentu.
 
Namun Sachrudin mengklaim sejak 2017 pemerintah telah memiliki Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) yang melaksanakan pemberantasan pungutan liar tersebut.
 
"Sejak 2017 pemerintah sudah memiliki Satgas Saber Pungli yang bertugas melakukan pungutan liar secara tegas, terpadu, efektif dan efisien dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku," pungkas Sachrudin.
 
Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar ini diikuti oleh 30 Pejabat Esselon II, 146 Pejabat Esselon III dan 34 Pejabat Fungsional. Adapun narasumber berasal dari pihak kepolisan dan kejaksaan.
 
Sosialisasi ini terus dilaksanakan dengan peserta berasal dari aparat wilayah, kepala sekolah, kepala UPT yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi