Ilustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN
Ilustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN (Antara)

Pemkot Depok Beri Pintu Masuk Pendatang

urbanisasi
Antara • 12 Juni 2019 20:08
Depok: Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat tidak melarang pendatang baru yang akan mengadu nasib di Kota Belimbing. Para pendatang diharuskan tertib administasi kependudukan.
 
"Kegiatan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, merupakan upaya perlindungan terhadap permasalahan sosial yang muncul akibat dari pendatang gelap," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah di Depok, Rabu, 12 Juni 2019.
 
Dia menjelaskan, pendatang dengan identitas lengkap dipersilakan datang. Namun, bagi pendatang baru yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan ditindak sesuai Perda No 10 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan atas perubahan ketiga
Perda No 5 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pendatang gelap bisa dikenai pasal tindak pidana ringan (tipiring). Bukan itu saja, pendatang yang KTP-nya luar Kota Depok, wajib mengajukan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang harus segera diurus di kelurahan," tambahnya.   
 
Dia menilai, Depok sebagai penyangga ibu kota kerap dijadikan tujuan bagi pendatang baru, selain Jakarta dan Bekasi. Bahkan, tren tersebut setiap tahunnya terus meningkat.
 
Dia mengimbau, agar seluruh camat, lurah, dan masyarakat di Depok untuk saling memberikan informasi tentang pendatang. Karena, keberadaan pendatang akan terkait dengan permasalahan di lingkungan. 
 
"Jadi, jelas setiap pendatang harus punya KTP dan kemudian membuat SKTT. Setiap tahunnya Disdukcapil menghitung Surat Keterangan Datang dan Pergi pada 2018 berkisar 30.745. Warga yang pergi dari Depok angkanya tidak jauh berbeda dengan yang datang," ujarnya. 
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif