Ilustrasi KTP. MI/Arya Manggala
Ilustrasi KTP. MI/Arya Manggala (Octavianus Dwi Sutrisno)

Depok Kesulitan Mendata Warga Pendatang

urbanisasi
Octavianus Dwi Sutrisno • 13 Juni 2019 09:22
Depok: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok tak menampik banyak warga pendatang datang pasca Idulfitri 2019. Pendataan warga pendatang ini pun cukup rumit.
 
Berdasarkan survei melalui pendataan penduduk non permanen pada 2018, warga pendatang mencapai 20 ribu orang. "Pendataan ini baru tiga kecamatan saja yaitu Cimanggis, Pancoran Mas, Sukmajaya," Ucapnya, saat dihubungi Rabu 12 Juni 2019.
 
Pendataan Disdukcapil Kota Depok mengalami beragam kendala. Salah satunya, masih banyak ditemukan RT maupun RW tidak menginput warga yang baru datang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi ada warga pendatang, melapor ke RT dan RW tapi tidak dikasih surat pengantar untuk mengurus surat ijin tinggalnya. Tentu kalau begini sangat menyulitkan kami dalam hal pendataan," tegasnya.
 
Diarmansyah telah menyosialisasikan aparat kewilayahan untuk turut mengawasi kedatangan pendatang baru. Warga pendatang yang telah melapor dan mendapatkan surat pengantar berhak untuk mendapatkan surat izin tinggal di Depok dengan masa berlaku per enam bulan.
 
"Jadi setelah surat ijinnya habis, maka diwajibkan untuk melapor kembali seluruh data basenya ada pada kami," pungkasnya.
 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif