Bandung Bangun Kolam Retensi untuk Mengatasi Banjir

Roni Kurniawan 15 November 2018 16:14 WIB
bencana banjir
Bandung Bangun Kolam Retensi untuk Mengatasi Banjir
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau proyek pembangunan kolam retensi di Sinaraga, Kecamatan Cicendo beberapa waktu lalu. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Bandung: Kota Bandung menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang berpotensi banjir saat musim penghujan. Kolam retensi pun menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung sebagai upaya mengatasi banjir.

Sebanyak 17 titik kawasan di Kota Bandung kerap terendam banjir hingga ketinggian 50 centimeter. Hal itu menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk gencar membangun kolam retensi.

Kepala DPU Kota Bandung Arief Prasetya mengaku, kolam retensi Sinaraga pada akhir November ini sudah rampung dan bisa digunakan. Kolam yang bisa menampung hingga 3 ribu kubik air itu sudah mencapai pembangunan 80 persen.


"Targetnya sampai pertengahan bulan ini. Tapi sekarang lagi finishing, dan akhir bulan ini sudah bisa digunakan," ujar Arief di Taman Sejarah Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 15 November 2018.

Arief menjelaskan, tahun ini dua kolam retensi sedang dibangun, yakni di kawasan Sinaraga dan Gedebage. Kolam retensi Sinaraga dibangun untuk menampung air dari aliran Sungai Citepus yang kerap meluap yang menyebabkan banjir di sejumlah kawasan seperti Pagarsih dan pintu utama masuk Kota Bandung, Pasteur.

Sedangkan kolam retensi di Gedebage dibangun guna menampung air hujan serta luapan debit air dari Sungai Cinambo yang sering menyebabkan banjir di kawasan tersebut hingga meluap ke Jalan Soekarno-Hatta.

Selain itu, kolam retensi di kawasan Gedebage pun ditargetkan selesai pada awal 2019 nanti. Pasalnya kolam rentensi Gedebage memiliki kapasitas menampung air lebih banyak hingga 6 ribu kubik.

"Yang gedebage itu kan lebih luas, tapi kita percepat terus prosesnya supaya bisa segera digunakan," ungkap Arief.

Sementara itu pada 2019 nanti Pemkot Bandung berencana akan menambah dua kolam retensi masih di kawasan Sinaraga dan Gedebage. Pasalnya dua kawasan itu dialiri sungai yang kerap meluap yakni Citepus dan Cinambo.

"Tahun depan kita akan buat dua lagi (kolam retensi), satu di Sinaraga dan satu di Gedebage. Ini supaya bisa menampung lebih banyak luapan air dari aliran sungai-sungai itu," pungkas Arief.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id