Enam Perusahaan di Karawang Terancam Diberi Sanksi

Cikwan Suwandi 08 November 2018 12:24 WIB
tenaga kerja
Enam Perusahaan di Karawang Terancam Diberi Sanksi
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Karawang: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang mengancam memberi sanksi ke enam perusahaan di dua kawasan industri, KIIC dan Surya Cipta. Perusahaan tersebut dinilai melanggar Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perluasan Kesempatan Kerja.

Kepala Disnakertrans Karawang Ahmad Suroto belum bisa menyebutkan enam perusahaan yang disinyalir telah melanggar peraturan bupati. Dia akan mengumumkan nama perusahaan setelah inspeksi minggu depan.

Ia mensinyalir perusahaan itu telah melanggar perekrutan tenaga kerja tanpa diketahui Disnakertrans. Selain itu, perusahaan juga melakukan perekrutan di luar wilayah Karawang. Padahal, perekrutan tenaga kerja harus dilakukan di Disnakertrans.


"Ada yang melakukan perekrutan di luar daerah Karawang. Selain itu kita juga mensinyalir perusahaan melakukan perekrutan dengan melalui BKK (Bursa Kerja Khusus) dan Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)," kata Ahmad kepada Media Indonesia, Kamis, 8 November 2018.

Perekrutan tenaga kerja satu pintu merupakan upaya pemerintah memberikan kesempatan kerja untuk masyarakat Karawang. Metode ini juga menghindari pungutan liar.

Rekrutmen yang tidak sesuai aturan harus dibatalkan. Pekerja yang telah bekerja harus menjalani rekrutmen ulang melalui Disnaker.

"Jika mereka tetap membandel kita berikan sanksi lebih tegas lagi yaitu menghentikan perizinan tenaga kerja asing atau izin lainnya," katanya.

Disnakertrans juga mengancam tidak akan memberikan rekomendasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) untuk diangkat karyawan tetap bagi seluruh pekerja bagi perusahaan yang melanggar.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id