Puluhan Reporter Cilik Media Indonesia Berkunjung ke Produsen Biskuit

Hendrik Simorangkir 09 Agustus 2018 17:23 WIB
media indonesia
Puluhan Reporter Cilik Media Indonesia Berkunjung ke Produsen Biskuit
Puluhan anak yang menjadi peserta Reporter Cilik Media Indonesia berkunjung ke produsen biskuit PT Mayora di Tangerang, Kamis, 9 Agustus 2018, Medcom.id - Hendrik
Tangerang: Sebanyak 30 pelajar sekolah dasar berkunjung ke PT Mayora di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten. Kedatangan mereka untuk mengetahui cara memproduksi biskuit Mayora.

Para pelajar merupakan peserta program Reporter Cilik Media Indonesia. Mereka berasal dari beberapa SD di Jabodetabek.

Iis Zatnika, pembina Reporter Cilik, mengatakan acara itu digelar tahunan. Acara merupakan kolaborasi antara Media Indonesia dengan pelaku industri dan pemerintah.


"Reporter cilik ini termasuk angkatan yang ke-13. Kegiatan ini digelar bertujuan untuk memberikan knowledge industri kepada anak-anak," ujar Iis di PT Mayora, Kamis, 9 Agustus 2018. 

Iis menjelaskan kegiatan itu menjadi pembelajaran pada anak-anak. Sehingga anak-anak dapat bekerja dengan tim. Apalagi, banyak ilmu yang bisa diserap dari kegiatan tersebut.

Kegiatan itu, lanjut Iis, bukan sekadar tur untuk melihat isi pabrik dan produksi biskuit. Tapi, para peserta mendapat pemahaman lalu menuliskan laporan sesuai dengan jurnalistik.


(Puluhan peserta Reporter Cilik Media Indonesia membuat reportase berkunjung ke produsen biskuit PT Mayora di Tangerang, Kamis, 9 Agustus 2018, Medcom.id - Hendrik)

"Mereka mencatat, menulis, dan meliput pengalaman mereka. Kami juga memberikan tantangan ke mereka dengan memberikan sebuah reportase yang nantinya akan kami tayangkan di Media Indonesia," kata Iis. 

Factory Manager PT Mayora Divisi Wafer Emroni Kurniawan menjelaskan kunjungan reporter cilik ini merupakan salah satu konsumen bidikan PT Mayora. Targetnya, produsen dapat mengenalkan produk ke konsumen.

"Mereka sangat potensial untuk memperkenalkan atau promosikan produk kita. Sehingga produk Mayora bisa menjadi makanan favorit untuk keluarga Indonesia. Jadi, kunjungan anak-anak ini kita apresiasi," kata Emroni.

Selain pemaparan yang diberikan petinggi PT Mayora, reporter cilik diperkenankan untuk melihat aktivitas pabrik, bagaimana proses produksi yang telah berdiri selama 35 tahun tersebut.

"Kami sengaja mengajak anak-anak berkeliling pabrik untuk memberi informasi dimana hasil produksi kami sangat hygienis. Bukan hanya itu, kami juga memberikan edukasi kepada mereka melalui pengenalan berbagai bahan baku," ujar Emroni. 

Setelah seru berkeliling, reporter cilik pun diberi kesempatan untuk bertanya apa yang telah disaksikannya. 

Letta Fericiali kelas 6 SDN Margahayu, menanyakan kepada salah satu petinggi PT Mayora terkait produk pertama yang dikeluarkan. 

"Sejak kapan Mayora berdiri, Pak dan produk pertamanya apa?" tanya Letta. 

"PT Mayora berdiri pertama kali tahun 1977 dan produk yang pertama diproduksi adalah biskuit Roma," jawab salah satu petinggi PT Mayora. 




(RRN)