Tim Gerakan Disiplin Aparatur (GDA) Pemkot Bandung menangkap enam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkeliaran di pusat perbelanjaan saat jam kerja, Kamis, 2 Mei 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Tim Gerakan Disiplin Aparatur (GDA) Pemkot Bandung menangkap enam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkeliaran di pusat perbelanjaan saat jam kerja, Kamis, 2 Mei 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan. (Roni Kurniawan)

Enam ASN Pemkot Bandung Ditangkap di Mal saat Jam Kerja

ASN
Roni Kurniawan • 02 Mei 2019 19:25
Bandung: Tim Gerakan Disiplin Aparatur (GDA) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menangkap enam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkeliaran di pusat perbelanjaan saat jam kerja, Kamis, 2 Mei 2019 siang. Keenamnya terancam sanksi sesuai aturan yang berlaku.
 
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin sebagai upaya agar ASN Pemkot Bandung lebih disiplin saat jam kerja.
 
"Ini merupakan arahan dari pak sekda untuk menertibkan para ASN yang keluar di jam kerja. Kita sekarang terus menerapkan kedisiplinan kepada ASN mengenai jam kerja. Kalau harus keluar, wajib ada surat dari pimpinanannya," kata Yayan di sela-sela penertiban di BIP, Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yayan menjelaskan, dari enam ASN, dua di antaranya terjaring di Bandung Indah Plaza, seorang di Riau Junction, dan sisanya di Bandung Elektronik Center. 
 
Menurut Yayan, kegiatan ini merupakan tindak nyata Pemkot Bandung memberantas tindakan korupsi terutama korupsi waktu. Padahal ASN telah mendapatkan jatah waktu istirahat yaitu pada pukul 12.00-13.00 WIB. 
 
"Ini tindak nyata kami dalam memberantas tindakan korupsi, terutama korupsi waktu. Kami akan berikan sanksi kepada para pelanggar. Mulai dari pemotongan TKD (Tunjangan Kinerja Dinamis) sebanyak 10 persen dan akan kami laporkan kepada atasannya untuk diberikan pembinaan," ungkap Yayan.
 
Yayan mengimbau kepada seluruh ASN Kota Bandung untuk tertib dan taat terhadap aturan yang berlaku. Jangan sampai target pekerjaan terbengkalai akibat tindakan yang tidak perlu.
 
"ASN harus selalu taat terhadap aturan yang berlaku. Target kinerja ASN Kota Bandung sudah jelas dan terukur. Jangan sampai waktu terbuang, target tidak tercapai. Ini sangat merugikan masyarakat dan Pemkot Bandung," pungkas Yayan.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi, kegiatan penertiban ini akan terus berlanjut sampai tidak ada lagi ASN yang mangkir saat jam kerja.
 
"Alhamdullilah kegiatan kami hari ini lancar. Penertiban akan terus berjalan sampai tidak ada lagi yang mangkir," kata Idris ditempat yang sama.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif