Sebuah pesawat Ethiopian Airlines terparkir di bandara Nairobi, Kenya. (Foto: AFP/Simon Maina)
Sebuah pesawat Ethiopian Airlines terparkir di bandara Nairobi, Kenya. (Foto: AFP/Simon Maina) (Hendrik Simorangkir)

Kemenhub Pantau Pesawat Boeing 737-8 Max

simulasi kecelakaan pesawat
Hendrik Simorangkir • 11 Maret 2019 15:32
Tangerang: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengawasi maskapai yang masih mengoperasikan pesawat Boeing 737-8 Max. Pengawasan tersebut dilakukan setelah adanya kecelakaan maskapai Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang yang menggunakan pesawat jenis tersebut.
 
"Hingga saat ini kami terus melakukan langkah-langkah perbaikan mulai dari prosedur operasional maupun additional training serta menindaklanjuti Airworthiness Directive yang dikeluarkan Federal Aviation Administration. Pengawasan ini sudah dilakukan sejak Oktober 2018," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti, Senin, 11 Maret 2019. 
 
Selain pengawasan terhadap pengoperasian pesawat Boeing 737-8 Max, pihaknya juga bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Boeing dan lembaga penerbangan dunia seperti FAA untuk terus mengevaluasi terkait kecelakaan pesawat jenis Boeing 737-8 Max. Kerja sama ini, lanjutnya, dibutuhkan dalam peningkatan teknik operasional ataupun tindak lanjut Ditjen Perhubungan Udara terhadap operasional pesawat jenis Boeing 737-8 Max selanjutnya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga akan berkomunikasi dan memantau proses investigasi pesawat jenis Boeing 737-8 Max yang jatuh di Ethiopia serta berkoordinasi dengan FAA untuk memutuskan langkah lanjut dalam perbaikan operasional Boeing 737-8 Max," katanya. 
 
Atas kejadian ini, Polana mengimbau kepada seluruh maskapai penerbangan di Indonesia untuk mematuhi prinsip 3S + 1 C dalam penerbangan yaitu Safety, Security, Service dan Compliance (kepatuhan pada aturan yang berlaku) sebab keselamatan harus menjadi hal yang utama dalam penerbangan. Selain itu, Polana menambahkan, para penumpang pesawat udara juga diimbau untuk turut serta dalam menjaga dan meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan. 
 
"Karena penumpang pesawat juga mempunyai andil dalam menciptakan keselamatan dan keamanan penerbangan mulai sejak di area terminal bandara, dalam pesawat hingga bandara tujuan," jelas Polana.
 
Sebelumnya, Lion Air penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Penerbangan itu dioperasikan dengan pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang tergolong jenis terbaru.
 
Akibat kecelakaan itu total 189 orang tewas. Sebanyak 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua bayi dengan dua pilot dan enam flight attendant (FA).
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif