Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin. Foto: MI/Susanto
Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin. Foto: MI/Susanto (ant)

Bupati Neneng Hasanah Minta Dihukum Ringan

kasus suap kasus korupsi meikarta
ant • 15 Mei 2019 17:27
Bandung: Terdakwa perkara suap perizinan Meikarta, Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin, meminta agar pengadilan meringankan hukumannya. Permintaan itu dibacakan Neneng dalam sidang lanjutan dengan agenda pledoi di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu, 15 Mei 2019.
 
"Kepada majelis hakim agar berkenan memberikan hukuman yang sering-ringannya supaya saya segera kembali berkumpul bersama keluarga dan mengurus anak-anak saya yang masih kecil," kata Neneng.
 
Selama persidangan, Neneng mengaku telah bersikap koperatif dan jujur saat memberikan keterangan. Terhadap kasus yang menjeratnya, ia mengaku menyesal karena telah ikut menerima uang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya juga mengakui perbuatan yang seharusnya tidak saya lakukan sebagai kepala daerah yang telah ikut menerima uang," kata dia.
 
Baca: Bupati Neneng Dituntut 7,5 Tahun Penjara
 
Seperti diketahui, Neneng beberapa waktu lalu baru saja melahirkan anak keempatnya yang saat ini berusia 26 hari. Ia pun menyebutkan hal tersebut kepada hakim untuk mempertimbangkan hukumannya.
 
"Hukuman ini sangatlah berat bagi saya maupun keluarga, saya jauh terpisah dengan mereka," katanya.
 

Baca: Bupati Neneng Kembalikan Uang Suap Meikarta Rp11 M
 
Dalam fakta persidangan, Neneng diduga menerima suap terkait pengurusan izin Meikarta sekitar Rp10 miliar dan 90 ribu dolar Singapura.
 
Jaksa KPK mendakwa Neneng yang diduga melanggar pasal 12 huruf b, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.
 
Akibat perbuatannya, Neneng oleh jaksa dituntut hukuman selama 7,5 tahun penjara dengan denda Rp250 juta subsidair 4 bulan kurungan.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif