Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi (Rizky Dewantara)

Mukernas PPP Berlangsung Tertutup

ppp mukernas ppp
Rizky Dewantara • 20 Maret 2019 21:47
Bogor: Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan agenda pengukuhan Ketua Umum (Ketum) yang baru dan membahas isu lainnya molor satu jam dari jadwal. Pertemuan salah partai berlambang Kakbah ini juga berlangsung tertutup.
 
Dalam surat edaran undangan peserta Mukernas III PPP di Hotel Seruni 2, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 20 Maret 2019, dimulai pukul 19.30. Namun, Mukernas baru dimulai pukul 20:30 WIB.
 
Sejumlah tokoh PPP sudah hadir sejak petang, di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial periode 2001-2009 Bachtiar Chamsyah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani, Bupati Bogor Ade Yasin dan Suharso Monoarfa yang akan dikukuhkan sebagai Ketum PPP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sambutannya, Arsul Sani mengungkap Mukernas kali ini bisa dibilang istimewa. Sebab, undangan kepada seluruh anggota partai tidak secara formal. Dia pun secara tidak langsung menyebut PPP terdampak kasus yang menjerat Romahurmuziy.
 
"Di tengah-tengah suasana tidak gembira namun soliditas ditunjukan seluruh anggota partai yang hadir pada Mukernas di Bogor ini," akunya di hadapan ratusan peserta Mukernas III, di Hotel Seruni 2, Cisarua Bogor, Jawa Barat, 20 Maret 2019.
 
Mukernas III PPP ini telah disepakati hasil dari rapat pengurus harian Dewan Pimpinan Pusat PPP untuk mengangkat langsung Suharso Monoarfa menggantikan Romahurmuziy yang dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi.
 
"Kami juga meminta maaf karena Mukernas III PPP akan berlangsung tertutup. Yang jelas kami akan sampaikan konfrensi pers setelah Mukernas selesai," ungkap dia.
 
Dia mengapresiasi seluruh peserta Mukernas yang hadir. Sebanyak 48 pengurus harian PPP dan 33 dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP hadir walau undangan tidak secara formal
 
"DPW yang belum hadir hanya dari Kalimantan Barat yang masih dalam perjalanan," pungkasnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif