Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad sidak Pasar Agung, Kamis, 2 Mei 2019 siang. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno.
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad sidak Pasar Agung, Kamis, 2 Mei 2019 siang. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno. (Octavianus Dwi Sutrisno)

Harga Kebutuhan Pokok di Depok Mengalami Kenaikan

kebutuhan pokok Ramadan 2019
Octavianus Dwi Sutrisno • 02 Mei 2019 19:15
Depok: Memasuki Bulan Ramadan, harga bahan pokok mengalami peningkatan di Kota Depok, Jawa Barat. Hal tersebut terbukti ketika Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Indag) dan Wali Kota Depok melakukan sidak di Pasar Agung, Kamis, 2 Mei 2019 siang.
 
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad menuturkan, beberapa barang kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan, seperti bawang putih Rp60 ribu, bawang merah Rp48-Rp50 ribu, daging sapi normal Rp120 ribu, telur ayam broiler terpantau normal dengan harga satu kilogram Rp25 ribu. 
 
"Memang mengalami kenaikan harga, tetapi masih dibawah standart harga tingkat Provinsi. Ada beberapa juga yang mengalami penurunan yakni beras," kata Idris di lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Idris menjelaskan, hingga saat ini terpantau stok ketersediaan sembilan bahan pokok (Sembako) bagi warga Kota Depok masih tercukupi. Namun, Pemerintah Kota Depok akan mengambil kebijakan mengenai konsumsi yang mampu menyebabkan inflasi.
 
"Jangan sampai ketersediaan (bahan pokok) cukup namun konsumen lebih banyak di bulan puasa, tentunya apabila konsumsi banyak harga akan naik. Apabila kenaikan terlalu drastis akhirnya masyarakat tidak mampu beli sehingga terjadilah inflasi," beber Idris.
 
Kebijakan tersebut, akan didiskusikan bersama Dinas Pertanian dan Indah. Oleh sebab itu Menurut Idris, pihaknya terlebih dahulu memastikan sebelum Ramadhan tidak ada penimbunan dan konsumsi belanja masyarakat yang berlebih.
 
Selain itu, kedepan selama bulan puasa, akan rutin dilakukan operasi pasar dan gebyar sembako murah.
 
"Kita selalu rutin untuk operasi pasar, sebulan dua kali. Intinya berbagai cara akan kita lakukan untuk menstabilkan inflasi, yang kemungkinan terjadi," tandas Idris.
 
Selanjutnya, menurut Idris ketersediaan Gas Elpiji juga terpantau aman. Koordinasi dengan PT Gas dan Pertamina juga tetap dilakukan.
 
Dirinya menghimbau, selama bulan Ramadan diharapkan kepada pedagang makanan agar menghormati masyarakat yang tengah berpuasa. Bagi para pedagang musiman, pihaknya telah menyiapkan Tim Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan penertiban.
 
"Semua peraturan Wali Kota dibawah kontrol satpol PP. Kalau pasar murah dan dadakan itu akan ditertibkan, agar pasar pasar tradisional tidak kedodoran melihat mereka seperti di legalkan padahal berdagang secara liar," pungkas Idris.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif