Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Hendrik Simorangkir)

Gubernur Banten Menilai PPDB Sistem Zonasi Belum Efektif

Sistem Zonasi PPDB 2019
Hendrik Simorangkir • 18 Juni 2019 16:40
Tangerang: Gubernur Banten Wahidin Halim menilai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA 2019 berdasar sistem zonasi kurang efektif. Wahidin menilai sistem ini harus segera dibenahi oleh Pemerintah Pusat.
 
Pada sistem zonasi ini skala penerimaan calon siswa yakni 90 persen dari zonasi, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen lagi jalur perpindahan orang tua.
 
"Saya lihat ini masih proses, sebetulnya kalau kita lihat parsial pendaftarannya ya efektif. Hanya nanti arahnya kemana, banyak orang berharap harusnya dikedepankan prestasinya, tapi kan ini zonasi dan menurut lingkungan juga tadi ya belum efektif betul," kata Wahidin di Tangerang, Selasa, 18 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wahidin sudah memprediksi bakal terjadi penumpukkan peserta saat pendaftaran. Ia berbicara seperti itu lantaran telah melihat di beberapa kecamatan di Tangerang yang hanya memiliki satu SMA saja, sedangkan sekolah tersebut dikelilingi oleh banyak rumah atau di dalam perumahan.
 
Menurut Wahidin, banyak sekolah yang kelimpungan untuk melakukan seleksi calon peserta didik karena membludaknya pendaftar akibat sistem zonasi tersebut.
 
"Harus dihitung jumlah sekolah dengan kebutuhan, karena ada daerah yang padat penduduk. Karena kenyataaannya ada satu kecamatan hanya ada satu sekolah, dan terjadi penumpukan tanpa melihat daya kapasitas sekolah," jelas Wahidin.
 
Namun menurut Wahidin, dibalik semrawutnya sistem zonasi ini ada beberapa hal yang memang ke depannya memiliki potensi perbaikan sistem pendidikan di tanah air.
 
Ia mencontohkan seperti pemerataan hak pendidikan, di mana siswa yang memiliki pendidikan di bawah rata-rata dapat mengenyam ilmu yang sama dengan siswa yang berprestasi berkat sistem zonasi.
 
"Saya melihatnya konsep ini bagus dalam pemerataan pendidikan dalam rangka memberikan peluang yang sama kepada generasi kita. Jadi sebisa mungkin lingkungan sekitar mendapatkan pendidikan yang sama," beber Wahidin.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif