Suasana wisatawan menikmati Pantai Anyer Banten. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir,
Suasana wisatawan menikmati Pantai Anyer Banten. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir, (Hendrik Simorangkir)

Wisatawan Anyer Menurun

lebaran
Hendrik Simorangkir • 08 Juni 2019 19:06
Serang: Kunjungan wisatawan ke wilayah Anyer hingga Pantai Carita, Banten tercatat menurun pada momentum Lebaran tahun ini. Pengunjung hanya didominasi wisatawan sekitar. 
 
Pengelola Pantai Sambolo Anyer, Rijal Umami, mengatakan asal kedatangan wisatawan tersebut bisa terlihat dari dominasi hanya nomor plat A yang merupakan kendaraan dari wilayah  Banten. Penurunan wistawan ini dilatarbelakangi peristiwa tsunami 23 Desember 2018 silam.
 
"Sempat terjadi peningkatan dari Lebaran di hari pertama sampai sekarang. Lebih ramai tahun kemarin dan saat ini turun 10 persen, mungkin akibat tsunami," ujar Rijal, Sabtu, 8 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penurunan pengunjung pun dialami oleh pengelola wisata Pasir Putih Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kehadiran wisatawan yang bisanya datang dari berbagai wilayah di luar banten turun hingga 65 persen dibandingkan libur Idulfitri tahun lalu.
 
"65 persen turun dibanding tahun kemarin, ungkin karena masih pada takut setelah tsunami. Pengunjung tahun lalu di atas 1.000 orang per hari," kata pengelola Pantai Pasir Putih, Fatimah. 
 
Fatimah berharap wisatawan luar Banten mau kembali mengunjungi Pantai Anyer dan ikut mempromosikan keamanan wisata pantai. Saat ini fasilitas wisata telah normal untuk kembali dinikmati. 
 
"Sebenarnya aman, pasir putih ini enggak kena tsunami, enggak ada kerusakan tapi dampaknya ada. Dimohon masyarakat lokal atau luar Banten mau berkunjung kembali,"  ungkapnya. 
 
Sementara itu, pihak kepolisian memberlakukan pengalihan arus lalu lintas dan one way menuju lokasi wisata Anyer hingga Carita. Rekayasa ini akan berlaku hingga Minggu, 9 Juni 2019.
 
"Puncak wisatanya diprediksi besok, karena Senin sudah mulai masuk kerja," kata Dirlantas Polda Banten Kombes Wibowo. 
 
Pemberlakukan one way dan pengalihan arus lalin lintas diberlakukan secara kondisional. Petugas akan melihat kepadatan kendaraan yang masuk maupun keluar Anyer.
 
Saat pagi hingga siang, jika kendaraan menuju Anyer hingga Carita padat, akan diberlakukan sistem one way. Sedangkan siang hingga sore hari, jika kepadatan kendaraan wisatawan banyak yang keluar dari Anyer, arus lalulintas dipecah.
 
Kendaraan wisatawan dari Carita menuju Jakarta akan di alihkan melalui Simpang Teneng, tembus hingga perempatan Palima Kota Serang, kemudian masuk gerbang tol Serang Timur.
 
Kemudian yang dari Anyer, akan diberlakukan one way menuju Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, kemudian masuk di gerbang tol Cilegon Timur.
 
"Dengan harapan antrean kendaraan yang ada bisa cepat terurai, dan tidak mengganggu arus lalu lintas yang lainnya," paparnya.
 
Saat ini, di jalur wisata Anyer mulai sekitar pukul 16.30 WIB, pihak kepolisian dari Dirlantas Polda Banten masih memberlakukan sistem one way bagi wisatawan yang akan keluar dari Anyer.
 
"Jadi kegiatan one way akan kita lihat situasi dan kondisinya. Untuk mengantisipasi adanya perlambatan arus lalu lintas," katanya.
 

(BOW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif