Baru 37 Persen Pejabat Tangsel Lapor Kekayaan

Farhan Dwitama 11 Oktober 2018 15:50 WIB
lhkpn
Baru 37 Persen Pejabat Tangsel Lapor Kekayaan
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Tangerang: Sebagian besar pejabat di lingkungan pemerintah Kota Tangerang Selatan masih belum melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana Tugas Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Kunto Ariawan mengatakan, dari sekitar 200 pejabat yang wajib melaporkan harta kekayaan, baru 37 persen yang taat melakukan.

"Kurang ya (kepatuhannya), target kita itu 85 persen. Di sini masih 37 persen," kata Kunto usai mensosialisasikan pengisian LHKPN elektronik, di kantor Puspemkot Tangsel Jalan Raya Maruga, kelurahan Serua, kecamatan Ciputat Kamis, 11 Oktober 2018.


Dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan pejabat eselon 2 dan 3 itu, dijelaskan tatacata terbaru pengisian laporan kekayaan pejabat negara. Laporan harus dilakukan secara berkala satu tahun sekali.

"Tangsel itu yang wajib lapor ada sekitar 191-an atau 200-an, kalau gak salah. Dan sekarang kan pengisiannya secara elektronik sehingga diharapkan mempermudah," jelas Kunto.

Dengan era digital serba elektronik ini, Kunto menyebutk jika pelaporan LHKPN oleh para pejabat aparatur sipil negara menjadi lebih mudah. Diharapkan para pejabat juga bisa memanfaatkan dengan baik fasilitas yang telah disediakan KPK.

Kunto menegaskan, akan ada sanksi jika para pejabat negara abai melaporkan hartanya dan sanksi tersebut nantinya akan dikenakan ke pimpinan daerah.

"Sanskinya sanksi administratif ya, yang negakan pimpinan daerah. Bu Wali di sini sudah mengeluarkan Perwal LHKPN," pungkas Kunto.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id