Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan sidak harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, Kota Tangerang, Banten, Jumat, 3 Mei 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan sidak harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, Kota Tangerang, Banten, Jumat, 3 Mei 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir. (Hendrik Simorangkir)

Harga Telur dan Bawang Putih di Tangerang Naik

kebutuhan pokok Ramadan 2019
Hendrik Simorangkir • 03 Mei 2019 18:38
Tangerang: Memasuki bulan Ramadan, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan sidak harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Beberapa bahan terpantau mengalami peningkatan signifikan.
 
"Beberapa barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan, seperti bawang putih semula Rp50 ribu naik jadi Rp55 ribu, telur ayam Rp26 ribu per kg dari sebelumnya Rp22 ribu per kg. Tingginya harga tersebut karena tingginya permintaan jelang bulan suci ini," kata Arief saat sidak di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Jumat, 3 Februari 2019. 
 
Arief mengatakan, hingga saat ini terpantau stok ketersediaan sembako bagi warga Kota Tangerang masih tercukupi. Ia pun akan mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangabln (Disperindag) terus memantau naik turunnya bahan pangan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentunya kita mendorong terus supaya stabilitas harga-harga bahan pangan di Kota Tangerang tetap terjaga," katanya.
 
Arief menuturkan, harga bahan pangan tersebut diprediksi akan sampai Lebaran mengalami kenaikan. Sebab, lanjutnya, setiap memasuki Ramadan demand atau permintaan warga pasti meningkat sedangkan stok barang tidak bertambah.
 
"Kemungkinan iya sampai Lebaran. Karena tadi pedagang bilang sudah mulai ada kenaikan pembelian menyambut Ramadan. Jadi kalau demand bertambah dan supply tetap, harga biasanya naik, itu hukum pasar," paparnya.
 
Selain meningkatnya permintaan masyarakat, logistik distribusi meroket memasuki Ramadan lantaran tingginya harga akomodasi pengangkut bahan pangan. 
 
"Misal, harga daging sapi tidak naik tapi yang naik ongkosnya karena mau puasa dan Lebaran. Kita sendiri kan enggak bisa mengendalikan harga logistik," pungkas Arief.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif