Ilustrasi warga sekitar yang juga nasabah memilah sampah botol plastik di bank sampah. MI/Barry Fathahilah
Ilustrasi warga sekitar yang juga nasabah memilah sampah botol plastik di bank sampah. MI/Barry Fathahilah (Antonio)

Bekasi Beri Insentif Pihak yang Optimal Kelola Sampah

sampah
Antonio • 16 Januari 2019 18:11
Bekasi: Setiap masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat, harus ikut membantu pengelolaan sampah sesuai Pasal 46 Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah. Salah satunya dengan membentuk lembaga pengelolaan sampah skala RT, RW,  kelurahan dan kecamatan.
 
Pemerintah Kota Bekasi memberikan insentif berupa penghargaan dan subsidi ke sejumlah kelompok yang optimal mengelola sampah. "Setiap tahun kita berikan penghargaan, RW tertentu juga kita berikan baktor,  kemudian tunjangan kepada pengurus RW dan RT," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi di Bekasi, Rabu 16 Januari 2019.
 
Lembaga atau perseorangan yang memiliki inovasi terbaik dalam pengelolaan sampah atau pelaporan atas pelanggaran terhadap larangan bisa mendapatkan insentif. Bisa berupa pemberian penghargaan dan pemberian subsidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumhana menyebut beberapa RW sudah mendapat insentif berupa penghargaan maupun subsidi.  Namun, masyarakat Kota Bekasi belum optimal dalam pengelolaan sampah.
 
Salah satu hal yang menjadi tolok ukur yakni dari keberadaan bank sampah. Baru 230 dari sekitar seribu RW yang telah membentuk bank sampah.
 
"Tingkat partisipasinya belum optimal, tapi sudah ada. Seperti bank sampah kan ada dari masyarakat lalu Gerakan Peduli Lingkungan sudah ada," ujarnya.
 
Ia mengimbau masyarakat bersama - sama berpartisipasi dalam pengelolaan sampah.
 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif