Pelaku pembunuhan yang jadi buronan selama 5 tahun berhasil ditangkap Polsek Tangerang. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Pelaku pembunuhan yang jadi buronan selama 5 tahun berhasil ditangkap Polsek Tangerang. Medcom.id/Hendrik Simorangkir (Hendrik Simorangkir)

Buron 5 Tahun, Pembunuh Sopir Angkot Ditangkap

pembunuhan
Hendrik Simorangkir • 18 Maret 2019 22:13
Tangerang: Buron selama lima tahun, Rifky, 22, yang menikam Feby, 24, sopir angkutan umum hingga tewas ditangkap petugas Polsek Tangerang, di Lampung. Rifky membunuh rekan sejawatnya karena rebutan penumpang di depan Tangcity Mall, Tangerang, pada 1 Mei 2014.
 
"Korban sempat memukul pelaku dan pelaku langsung marah ambil pisau yang ada di pinggangnya. Seketika menusuk dada sebelah kiri korban dan langsung meninggal dunia," ujar Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono, Senin, 18 Maret 2019.
 
Cekcok terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, 30 April 2019, saat keduanya sedang menunggu penumpang. Kedua sopir dengan nomor trayek B.02 jurusan Ciledug-Cikokol tersebut saling tersinggung karena berebut penumpang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keduanya sempat didamaikan oleh pihak lain. Tapi, Rifky tidak terima dengan hasil musyawarah tersebut dan berujung pertumpahan darah.
 
"Saat itu juga tersangka bertemu dengan korban di kawasan Tangcity Mall. Pelaku pun langsung melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," jelas Ewo.
 
Rifky dibekuk pada 13 Maret 2019 di Desa Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, setelah melarikan diri berpindah-pindah tempat. Petugas sempat dibohongi pihak keluarga.
 
"Menurut pihak keluarga, pelaku sudah meninggal dalam kecelakaan. Tapi kita nggak mudah percaya, kita cari terus dan berhasil menemukan pelaku," kata Ewo.
 
Saat ditemui di Mapolsek Tangerang, Rifky yang saat itu berumur 17 tahun saat membunuh korban merasa bersalah dan merasa dihantui. "Iya saya merasa bersalah pak. Suka dimimpiin dicekek sama dia (Feby)," ucap Rifky.
 
Tersangk dijerat pasal UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggal dunia.
 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif