Kawasan Hutan Konservasi Harus Dilestarikan

Faisal Abdalla 15 Februari 2018 03:19 WIB
kehutanan
Kawasan Hutan Konservasi Harus Dilestarikan
Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono. Medcom.id/Faisal Abdalla
Bogor: Kepala Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jawa Barat, Sustyo Iriyono menegaskan, kawasan hutan konservasi harus dilestarikan. Peran hutan konservasi sangat besar di tengah populasi penduduk di Pulau Jawa yang kian meningkat.

"(Hutan konservasi) di Pulau Jawa untuk menanggung kebutuhan masyarakat baik pangan, papan, dan air. Populasi tumbuh makin besar, sementara alam punya kemampuan terbatas," kata Sustyo dalam acara Dialog dengan Media KLHK di kawasan Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, Rabu 14 Februari 2018.

Sustyo mengungkapkan, saat ini ada sekitar 50 kawasan hutan konservasi yang tersebar di Jawa Barat. Total luasnya, baru mencapai 83 ribu hektare. Dengan begitu, Jawa Barat baru memiliki kawasan hutan konservasi seluas 30 persen dari total luas wilayah. 


"Padahal minimal 47 persen (dari total luas wilayah Jawa Barat)," kata Sustyo.

Baca Juga: BKSDA Jabar Kekurangan Polisi Hutan

KLHK, kata dia, bertekad mempertahankan kawasan hutan-hutan konservasi yang ada, sekaligus memperluas lagi jumlahnya agar memenuhi standar minimal sebesar 47 persen. "Kewenangan kami di Jawa Barat ada 83 ribu hektar. Itu harga mati harus dipertahankan," tegas Sustyo. 

Sustyo menambahkan, untuk mempertahankan kawasan hutan konservasi dibutuhkan keterlibatan masyarakat sekitar. Masyarakat harus sadar akan pentingnya fungsi kawasan hutan konservasi demi kelangsungan hidup di masa yang akan datang. 

Konsep penegakan hukum yang represif, menurut Sustyo, sudah tidak mempan lagi. Paling penting saat ini, kata dia, bagaimana menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan konservasi. 

"Kalau bisa malah bertambah. Ini harus dijaga betul-betul, kalau tidak, dalam 5-10 tahun ke depan kita akan kesulitan mencari air yang sehat," ujar Sustyo.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id