Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus menunjukkan barang bukti penangkapan dua begal, Jumat, 21 Desember 2018. Medcom.id - Octa
Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus menunjukkan barang bukti penangkapan dua begal, Jumat, 21 Desember 2018. Medcom.id - Octa (Octavianus Dwi Sutrisno)

Polisi Bekuk Dua Begal Beraksi dengan Pistol Mainan

begal
Octavianus Dwi Sutrisno • 21 Desember 2018 10:45
Depok: Polisi menangkap dua pelaku begal di Depok, Jawa Barat. Kedua pelaku beraksi dengan menggunakan pistol mainan untuk menakuti korban.
 
Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengungkapkan pelaku bernama Rully Wijidianto, 31 dan Wahyu Kurniawan, 33. Mereka beraksi sebanyak lebih dari 50 kali.
 
Keduanya dibekuk pada Jumat, 21 Desember 2018. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tersangka Wahyu berhasil kami ringkus di kawasan Pancoran Mas. Sedangkan Rully di daerah Sukmajaya. Semua masih di wilayah Depok,” kata Firdaus di Mapolresta, Jalan Raya Margonda, Kota Depok.
 
Firdaus menuturkan tim membekuk Rully, pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO Polsek Pancoran Mas atas kasus pencurian. Kemudian, dari hasil pemeriksaan terhadap Rully, tim  membekuk Wahyu. Selain keterangan saksi-saksi, sepak terjang keduanya juga sempat terekam kamera pengintai (CCTV). 
 
“Hasil intograsi keduanya mereka mengakui telah melakukan pencurian motor sudah lebih dari 50 kali. Modusnya menggunakan pistol mainan yang digunakan untuk menakuti korban. Adapun TKP nya rata-rata di wilayah Depok," tuturnya.
 
Aksi dua pelaku kejahatan ini juga menurutnya tergolong sadis. Mereka tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam jika melakukan perlawanan. Selain pistol mainan, kelompok ini juga melengkapi diri dengan sejumlah anak kunci leter T. 
 
“Mereka ini spesialis curanmor. Biasanya motor yang terparkir di depan rumah disikat. Mereka cuma butuh waktu satu menit dengan mengguanakan anak kunci leter T ini,” bebernya.
 
Motor hasil rampasan itu, lanjut Firdaus, dijual para pelaku ke wilayah Cibinong, Bogor. Untuk satu motor, pelaku menjual dengan kisaran harga Rp 1 hingga Rp 2 juta, tergantung kondisi. 
 
Hingga saat ini, kedua pelaku telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Depok . Mereka terancam dengan jeratan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal diatas lima tahun penjara.  
 
“Saat ini kasusnya sedang kami dalami, sebab tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang juga terlibat,” tandasnya.

 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif