Modus Menumpang KK Agar Lolos PPDB <i>Online</i> Tercium
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Bekasi: Sejumlah warga disebut pindah ke Kartu Keluarga (KK) kerabatnya demi masuk dalam jalur zonasi tingkat kelurahan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online. Warga Kecamatan Mustikajaya, Rina, 50, mengatakan, ada sejumlah warga dari luar kelurahannya yang masuk ke SMP Negeri 26 yang ada di perumahannya.

Ia mendapatkan informasi tersebut dari orang tua siswa yang anaknya satu kelas dengan anaknya. Kata dia, warga itu pindah ke KK lain sejak enam bulan sebelum dibukanya PPDB online.

Anak Rina, yang sudah dua kali ikut seleksi PPDB online lewat jalur zonasi gagal karena nilainya kalah bersaing dengan warga lain yang disebut berasal dari kelurahan itu tapi 'menumpang' ke KK warga setempat.


"Saya enggak diterima nggak masalah saya, yang penting saya menyampaikan bahwa orang-orang di luar graha di perumahan yang ada di SMPN 26, itu mereka membuat KK anaknya agar masuk di SMP situ enam bulan sebelumnya," ungkapnya di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kamis 12 Juli 2018 sore.

Jadi, menurut dia, ada sejumlah siswa yang sengaja "menumpang" ke KK warga lain agar bisa mendapatkan skor tambahan dari zonasi tingkat kelurahan.

"Berarti kan dia tidak jujur seperti itu," tambahnya.

Rina menambahkan, memang ada SMPN lain diwilayah kelurahannya seperti SMPN 40 dan SMPN 36. Tapi, lokasinya tidak di perumahan tempatnya tinggal.

"Kan saya mikirnya gini, zaman anak saya dulu ada bina lingkungan itu lebih diutamakan (warga Perumahan Graha) karena memang SMPN 26 itu ada di Graha. Saya pikir dengan jujurnya saya, saya ikuti prosedur yang ada. Pikir saya kita ikut zonasi itu sudah pasti masuk," tuturnya.

Dirinya berharap supaya kedepannya hal itu tidak terjadi. Pihak kelurahan dan kecamatan diharapkan lebih teliti.

Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. Pihak terkait tidak merespon ketika dihubungi.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id