Ilustrasi. SIMULASI PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU: (ANT/M Agung Rajasa)
Ilustrasi. SIMULASI PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU: (ANT/M Agung Rajasa) (Gana Buana)

Hafiz Lulusan SD di Bekasi Bersaing di Jalur Prestasi

PPDB 2019
Gana Buana • 19 Juni 2019 15:45
Bekasi: Hafiz Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi calon peserta Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Kota Bekasi. Para hafiz mendapat kuota dua persen melalui jalur prestasi. 
 
Penanggungjawab Jalur Hafiz Alquran PPDB Online Kota Bekasi, Anhar, menyampaikan PPDB jalur hafiz  dibuka mulai Senin, 17 Juni 2019, hingga Kamis, 20 Juni 2019. Pendaftaran, verifikasi berkas, dan tes alquran dilakukan di SDN Margahayu V, Gang Patriot 1, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, mulai pukul 08.30 WIB hingga 14.30 WIB.
 
"Calon peserta didik jalur ini tinggal bawa persyaratan yang ada ke tempat seleksi," ungkap Anhar, Rabu, 19 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anhar menjelaskan ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi calon siswa jalur hafiz. Di antaranya harus memiliki Kartu Keluarga (KK) Kota Bekasi atau sekolah SD di Kota Bekasi, dan harus memiliki sertifikat hafiz.
 
Setelah mendaftar, seluruh persyaratan akan diverifikasi oleh staf Disdik Kota Bekasi di SDN Margahayu V. Saat berkas dinyatakan lulus, maka penguji akan langsung menguji hafalan alquran calon peserta didik.
 
"Penguji langsung dari Kemenag Kota Bekasi," katanya.
 
Anhar menerangkan, sistem penilaian diserahkan langsung ke tim penguji. Semakin banyak juz yang dihafal, maka nilai yang didapat akan semakin tinggi.
 
"Kalau di-jukniskan (petunjuk teknis), (hafal) juz 1 sampai 10 ya 100 poin, sampai juz 20 ya 200, sampai 30 juz ya 300. Tapi kan kemampuan anak beda-beda," ujar Anhar.
 
Penguji nantinya akan diminta melanjutkan surat atau ayat yang dibacakan. Penerimaan siswa dari jalur ini akan diranking berdasarkan nilai total Surat Hasil Ujian Nasional (SHUN) ditambah ujian praktek hafalan alquran.
 
"Saat ini baru ada 19 orang calon peserta didik yang mendaftar," ungkapnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengakui, jalur hafiz baru pertama kali dibuka. Jalur ini sekaligus sebagai salah satu wadah untuk mencari calon hafiz di Kota Bekasi.
 
"Ini pertama kali memang di Kota Bekasi, banyak yang minta jalur ini diberi peluang," kata Inay.
 
Adapun, kuota masing-masing rombongan belajar diperkirakan sekitar enam orang atau dua persen dari total peserta didik yang ada. "Ya tergantun berapa buka rombelnya, pokoknya dua persennya berapa," tandas Inay.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif