Polisi Duga Kecelakaan di Cirebon Akibat Sopir Mengantuk
Kanit Laka Lantas Polres Cirebon, Iptu Endang Kusnandar. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.
Cirebon: Kecelakaan bus di ruas tol Kanci-Pejagan wilayah Cirebon, Jawa Barat, diduga akibat sopir mengantuk.

Kanit Laka Lantas Polres Cirebon, Iptu Endang Kusnandar mengatakan, dugaan tersebut didasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepada sopir.

"Saat kita tanya, dia hanya tahu menabrak pembatas jalan saja. Padahal sebenarnya menabrak kendaraan terlebih dahulu," kata Endang saat dikonfirmasi, Jumat, 14 September 2018.


Baca: Bus Terguling di Tol Kanci-Pejagan, 3 Orang Tewas

Dalam kecelakaan itu, sopir bus Siliwangi Antar Nusa (SAN) jurusan Jawa Timur-Riau yaitu Novio Zilfahmi, 31. Sopir mengaku sempat merencanakan untuk bergantian dengan rekannya. Namun belum sempat bergantian, kecelakaan lebih dulu terjadi.

"Sopir sebenarnya sudah mau diganti. Belum sempat diganti, tapi keburu kecelakaan dulu " jelas Endang.

Sebelumnya bus Siliwangi Antar Nusa (SAN) terlibat kecelakaan di ruas tol Kanci-Pejagan wilayah Cirebon, Jawa Barat, pada pukul 03.30 WIB, Jumat, 14 September 2018. Tiga orang meninggal dan 25 lainnya luka. Dari korban meninggal, satu di antaranya belum bisa diidentifikasi.

Baca: Identitas Satu Korban Kecelakaan di Tol Kanci-Pejagan belum Diketahui

Kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta. Korban luka dan tewas dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Waled dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon.

Berikut nama dua korban meninggal yang sudah teridentifikasi:
1. Saini, 80, warga Desa Kopenan Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jatim
2. Mustari, 47, Desa Bulusari Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id