Vonis Annisa Lebih Ringan karena Pertimbangan Anak

Octavianus Dwi Sutrisno 30 Mei 2018 13:53 WIB
kemelut first travel
Vonis Annisa Lebih Ringan karena Pertimbangan Anak
Terdakwa kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah First Travel (dari kiri) Andika Surachman, Annisa Hasibuan dan Kiki Hasibuan
Depok: Putusan hukuman terhadap Annisa Hasibuan yakni 18 tahun, lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 20 tahun penjara. Sedangkan, Direktur Utama First Travel Andika Surachman divonis 20 tahun penjara, sesuai tuntutan JPU.

"Adapun hal-hal yang meringankan terdakwa Andika Surachman tidak ada. Sedangkan untuk Annisa Hasibuan, hal yang meringankan terdakwa  masih memiliki anak kecil," ujar Ketua Majelis Hakim Soebandi di Gedung Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Rabu, 30 Mei 2018. 

Sedangkan hal-hal yang memberatkan yaitu, kedua terdakwa bersalah telah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang dalam kasus penipuan jemaah umrah First Travel.


Baca: Bos First Travel Divonis 20 Tahun

"Keduanya mengetahui bahwa uang senilai Rp14.300.000, yang diambil dari tiap jemaah yang mengikuti paket umrah promo tersebut tidak mungkin berangkat (ke tanah suci)," bebernya.

Selain itu, menurutnya menjadi sebuah pertimbangan dimana perbuatan terdakwa memberikan kerugian besar bagi para korban.

"Terdakwa juga mengembalikan uang milik para korban, Majelis Hakim juga memandang pemberian putusan hukum tersebut mempertimbangkan masyarakat yang harus hati-hati dalam memilih biro umrah, pasalnya Majelis hakim memandang bahwa banyak biro-biro wisata nakal, sehingga harus ada tindakan hukum," paparnya.

Baca: Direktur Keuangan First Travel Divonis 15 Tahun Penjara



(LDS)