Bangunan rumah Dinas SDN 01 Benda-Baru, Pamulang, kota Tangerang Selatan, Rabu 23 Januari 2019. Medcom.id/ Farhan Dwitama.
Bangunan rumah Dinas SDN 01 Benda-Baru, Pamulang, kota Tangerang Selatan, Rabu 23 Januari 2019. Medcom.id/ Farhan Dwitama. (Farhan Dwitama)

Bangunan Rumah Dinas Guru Sekolah di Tangsel Ambruk

bangunan ambruk
Farhan Dwitama • 23 Januari 2019 17:22
Tangerang: Satu atap bangunan rumah dinas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan roboh, Rabu, 23 Januari 2019 dini hari. Diduga robohnya atap bangunan tersebut karena konstruksi bangunan sudah lapuk.
 
Kepala Sekolah SDN 01 Benda Baru, Musherawati, 60, mengatakan, bangunan tersebut sudah lama dalam keadaan kosong setelah penjaga sekolah yang biasa menempatinya meninggal.
 
"Kejadiannya semalam, rumah ini adalah rumah dinas milik sekolah," kata Musherawati di lokasi, Rabu, 23 Januari 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Musherawati menjelaskan, bangunan tersebut memang diperuntukkan sebagai tempat tinggal sementara para guru, penjaga sekolah dan kepala sekolah.
 
"Ini disebutnya rumah dinas, bisa buat penjaga sekolah, dulu kepala sekolah juga sempat tinggal di sini. Belakang ini ditempati sama yang jaga sekolah," jelas Musherawati.
 
Menurut Musherawati, rumah dinas yang berada di lingkungan sekolah berbatasan dengan ruang belajar siswa itu, dibangun sejak awal sekolah berdiri pada 1986. Tapi sampai saat ini, belum pernah ada upaya perbaikan. 
 
"Sejak dibangun memang belum pernah direhab. Sudah tua juga, mungkin lapuk jadi sampai roboh," beber Musherawati.
 
Menurut Dia, kejadian ambruknya atap bangunan ini bukan yang pertama di sekokah itu, karena pada tahun 2018 lalu, atap bangunan sempat ambruk sebagian.
 
Pihak sekolah SDN 01 Benda Baru berharap pemerintah mau membantu perbaikan bangunan yang mengalami kerusakan berat itu.
 
"Kita maunya dibongkar, biar menambah ruangan belajar anak-anak. Tapi kita enggak punya dana, pihak dinas pun bilang kalau untuk alokasi anggaran rumah dinas seperti ini tidak ada," pungkas Musherawati.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi