BKSDA Jabar Kekurangan Polisi Hutan
Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono. Medcom.id/Faisal Abdalla
Jakarta: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku kekurangan personel polisi hutan. Saat ini, hanya ada 100 orang polisi hutan yang bertugas mengawasi 83 ribu hektare kawasan hutan konservasi di Jawa Barat. 

"Sudah banyak yang mau pensiun. Kita sedang mengajukan formasi baru untuk kaderisasi," kata Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono di acara Dialog dengan media KLHK di kawasan Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 14 Februari 2018. 

Sustyo mafhum, jumlah polisi hutan yang ada tak bisa sanggup maksimal mengawasi hutan konservasi yang tersebar di 50 titik di Jawa Barat. Meski kurang, Sustyo mengklaim punya cara sendiri untuk memaksimalkan fungsi polisi hutan dengan jumlah yang terbatas. 


"Memang kurang. Tapi kita enggak boleh mengeluh. Bisa disisati dengan teknologi dan polisi hutan harus berkomunikasi dengan masyarakat sekitar," ujar Sustyo. 

Sustyo enggan mempermasalahkan jumlah personel polisi hutan yang ia miliki saat ini. Paling penting, kata dia, mengawasi kawasan hutan konservasi agar tidak dirusak pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tetap jadi prioritas. 

"Masalah cukup enggak cukup itu relatif tergantung bagaimana kita membekali polisi hutan kita untuk komunikasi dengan masyarakat. Sebetulnya pengawasan ini enggak terlalu sulit karena oknum-oknum yang biasa bermain kita sudah tahu," pungkasnya.



(AGA)