ODHA di Depok Mencapai Ratusan Orang

Octavianus Dwi Sutrisno 19 November 2018 18:42 WIB
ODHA
ODHA di Depok Mencapai Ratusan Orang
Ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
Depok: Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mengalami peningkatan di Kota Depok, Jawa Barat. Penyebab penyakit tersebut juga datang dari beragam penyebab.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, menurut informasi yang diterimanya dari Dinas Kesehatan jumlah ODHA mencapai ratusan orang.

"Ada 340-an orang ya ini meningkat, karena tertular oleh penyakit ini. Selain itu, juga akibat ketidak disiplin si penderita juga. Untuk yang mengidap penyakit ini rata-rata berumur 30an, tapi ada juga yang masih bayi," kata Idris di Kantor Wali Kota Depok, Senin, 19 November 2018.

Idris mengimbau, kepada Dinas Kesehatan dan lembaga terkait untuk terus melakukan penyuluhan maupun sosialisasi mengenai HIV/AIDS tersebut.

"Ya penyuluhan harus terus dilakukan, untuk mengantisipasi masalah HIV ini," jelas Idris.

Selanjutnya, Idris juga menjelaskan mengenai Peraturan Wali Kota (Perwali) mengenai perilaku menyimpang LGBT yang dikabarkan, akan segera dikeluarkan oleh pihaknya.

Idris menegaskan, pihaknya belum ada rencana untuk menetapkan aturan tersebut. "Belum ada (Perwali) saya belum ada rencana seperti itu jadi teman-teman jangan salah tangkap soal permasalahan ini," pungkas Idris.

Namun, Idris tidak menampik kabar tersebut sempat dibahas ketika dirinya menghadiri rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok. Menurutnya, dalam kegiatan tersebut fraksi Gerindra sempat memberikan usulan mengenai perda anti LGBT.

"Saya sudah memberikan komentar, jangan dulu membicarakan usulan tersebut karena datanya belum lengkap," paparnya.

Selain data yang belum akurat lanjut Idris, hal lain yang masih jadi pertimbangan atas wacana Perda itu adalah anggaran. "Perda itu kan pakai biaya. Terus saya komen waktu itu, mendingan pake perwal aja, eh disangkanya saya mau nyusun itu," pungkas Idris.

(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id