Tiga Pelajar Korban Pembacokan belum Siap Lapor ke Polisi

Octavianus Dwi Sutrisno 25 Mei 2018 19:27 WIB
kekerasan
Tiga Pelajar Korban Pembacokan belum Siap Lapor ke Polisi
Ilustrasi kekerasan, Medcom.id - M Rizal
Depok: Polisi masih mendalami kasus pembacokan terhadap tiga orang pelajar di wilayah hukum Polsek Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan masih menunggu kondisi kesehatan tiga korban yang menjadi korban kekerasan pada Rabu, 23 Mei 2018, itu.

"Korban belum mau bikin laporan, kita masih menunggu kesiapan dari mereka (korban)," tegas Roni, saat dihubungi, Jumat 25 Mei 2018.

Roni menuturkan, meskipun demikian pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut.


Baca: Tiga Pelajar Depok Dibacok dalam Sehari

"Kita tetap lakukan penyelidikan internal, karena itu kan kalau dibiarkan saja bisa merembet kemana - mana jadi tetap harus dilakuka. Walaupun sampai sekarang pihak korban tidak ada yang datang tapi itu (kejadian) sudah dilihat orang," paparnya.

Sebelumnya, tiga orang pelajar menjadi korban pembacokan, di dua tempat yang berbeda pada 23 Mei 2018. 

Korban yaitu Julian (17), seorang siswa yang bersekolah di SMK Panmas Depok dibacok oleh seseorang yang masih mengenakan seragam di daerah Parung Bingung, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, Julian mengalami luka mendalam di bagian  lengan dan bahu kanan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Yuda yang akhirnya, harus dirujuk ke RS Fatmawati.

Sedangkan dua korban lainnya yaitu Ardha Billi dan Mahendra, juga mengalami pembacokan di wilayah Lembah Gurame, Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok sekitar pukul 13.30.

Billi mengalami luka di bagian lengan, sedangkan Mahendra di bagian paha sebelah kiri. Keduanya, kini telah pulang setelah menjalani perawatan di RS Bhakti Yudha Kota Depok.



(RRN)