PN Bandung Tolak Praperadilan SP3 Rizieq
Sidang praperadilan SP3 Rizieq Syihab tersebut mendapat pengawalan dari massa FPI baik di dalam maupun di luar ruang sidang. Medcom.id/P Aditya Perkasa
Bandung: Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak materi praperadilan Sukmawati Soekarnoputri melawan Polda Jawa Barat terkait surat penghentian penyidikan (SP3) kasus penodaan Pancasila Rizieq Syihab.

Putusan praperadilan itu digelar di ruang sidang 1 Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa 23 Oktober 2018, sekitar pukul 10.00 WIB. Sidang tersebut mendapat pengawalan dari massa FPI baik di dalam maupun di luar ruang sidang.

"Mengadili, menolak permohonan praperadilan," ujar hakim tunggal Muhammad Razad saat membacakan amar putusan praperadilan.


Selain menolak gugatan praperadilan, hakim juga menyatakan bahwa SP3 yang dikeluarkan oleh Polda Jabar sah. "Menyatakan SP3 dari Polda Jabar atas nama Habib Rizieq Syihab, sah menurut hukum," kata Razad.

Saat persidangan, ruang sidang sendiri dipenuhi anggota FPI. Usai membacakan amar putusan, pengujung sidang meneriakkan takbir dan bersyukur atas putusan dari hakim.

"Allahuakbar," teriak seorang penonton disambut pekikan takbir penonton lainnya.

Hakim sempat mengetuk palu untuk menenangkan penonton sidang. "Tolong tenang dulu belum selesai tolong," kata hakim.

Hakim kembali membacakan amar putusan lebih jelas. Usai membacakan putusan tersebut, hakim lantas mengetuk palu menandakan sidang selesai.

"Intinya permohonan pemohon (Sukmawati) soal SP3 ditolak," kata Razad sambil meninggalkan ruang sidang.

Sementara usai persidangan juga, massa di luar masih berorasi. Mereka bersyukur atas putusan hakim. Terlihat massa memenuhi area depan PN Bandung.

"Segenap utusan FPI Provinsi Jabar yang hadir di PN Bandung, kami ucapkan terima kasih karena PN bandung dan Polda Jabar dengan objektif untuk menjatuhkan putusan menolak permohonan SP3 laporan dari Sukmawati," ucap salah seorang anggota FPI yang berorasi.


 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id