Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Antara)

Polisi Tangkap Guru Penyebar Teror Bom

teror bom hoax
Antara • 21 Mei 2019 13:12
Garut: Polisi menangkap AS, 54, guru di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang diduga menyebarkan teror bom melalui media sosial.
 
"Tersangka ini menerima postingan lalu menyebarkannya di grup WhatsApp," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolres Garut, Selasa, 21 Mei 2019.
 
Dia mengungkapkan, guru agama di SMA Kecamatan Cibatu itu menyebarkan ancaman bom pada Kamis, 16 Mei 2019, malam dan ditangkap pada Sabtu, 18 Mei 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari laporan polisi pada 18 Mei, penyidik lalu melakukan penyelidikan hingga penyidikan, dari pemeriksaan saksi-saksi, dapat tindakan pidana dan ditetapkan tersangka," jelasnya. 
 
Trunoyudo mengungkapkan, tulisan yang disebarkan diperoleh dari grup Whatsapp bernama Prabowo-Sandi. Pesan tersebut bertuliskan ajakan pengeboman massal di Jakarta berisi; 
 
MARI HANCURKAN PERUSAK NKRI.  UNDANGAN
PENGEBOMAN MASSAL DI JAKARTA!!!  PERANG BADAR DILAKUKAN KETIKA RAMADHAN,
MARI KITA BERPERANG DI BULAN RAMADHAN INI,, INGAT TANGGAL 21-22 MEI
!!!.
 
CATATAN : Bagi yang ingin membantu jihad kami, dapat datang ke Jl. HOS Cokroaminoto No.91, Menteng, Jakarta untuk mengambil peralatan peledakan (jangan membawa antum) #2019PrabowoHarusPresiden  #KPUCurang. 

 
Tulisan dalam grup Whatsapp dan telepon seluler tersangka disita dan menjadi barang bukti. Trunoyudo menegaskan, pesan teror bom yang disebar tersangka hoaks dan dinyatakan melanggar hukum. 
 
"Yang jelas ini semua hoaks, pelaku asal menyebarkan informasi yang diterimanya, disebarkan tersangka ke beberapa grup Whatsapp," imbuhnya.
 
Akibat perbuatannya, AS dijerat Pasal 6 UU RI Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancamanan hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif