ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi. (P Aditya Prakasa)

Pembacokan Pria saat Salat Bermotif Kesal

pembunuhan kasus pembunuhan
P Aditya Prakasa • 15 Februari 2019 19:46
Bandung: Motif pembunuhan di dalam Masjid Miftahul Salam, Desa Sindang Sari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang dilatarbelakangi rasa kesal. Pelaku bernama Kurnia, 35, mengaku emosi terhadap korban Maslikin, 54, karena cekcok masalah beribadah.
 
Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, setelah mendapat masukan dari korban, pelaku yang merasa kesal langsung pulang ke rumah untuk mengambil kapak.
 
"Saat korban masih salat, pelaku masuk ke dalam langsung menebas kepala korban," kata Hartoyo saat dihubungi, Jumat, 15 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hartoyo menjelaskan, kekesalan Kurnia terhadap Maslikin telah berlangsung lama. Menurut pengakuan Kurnia, istrinya telah berselingkuh dengan Maslikin.
 
Tindakan Kurnia membawa kapak dari rumahnya diawali adanya bisikan perselingkuhan tersebut. Dari pengakuan Kurnia kepada polisi, akibat bisikan itu dia kalap hingga membacok kepala Maslikin.
 
"Dia dapat bisikan kalau istrinya itu selingkuh dengan korban. Kan istrinya pergi karena selingkuh dengan orang lain itu tahun 2011, jadi alasannya dapat bisikan. Tapi si korban ini tidak selingkuh dengan istri dia (Kurnia)," jelas Hartoyo.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif