Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang memusnahkan sebanyak 85 unit telepon genggam  sitaan. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang memusnahkan sebanyak 85 unit telepon genggam sitaan. Medcom.id/Hendrik Simorangkir (Hendrik Simorangkir)

Rutan Klas 1 Tangerang Musnahkan Puluhan HP

sidak lapas lembaga pemasyarakatan
Hendrik Simorangkir • 11 Maret 2019 21:12
Tangerang: Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang memusnahkan sebanyak 85 unit telepon genggam atau handphone (HP). Puluhan HP itu hasil dari razia yang digelar dari Januari 2019.
 
Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang Dedi Cahyadi menyatakan rutan yang dipimpinnya bebas dari peredaran dan penggunaan telepon genggam dan narkoba.
 
"Karena disinyalir banyak WBP (warga binaan pemasyarakatan) mengendalikan narkoba dari dalam sel, membuat kami berkomitmen untuk terus merazia minimal seminggu dua kali," ujar Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang, Dedi Cahyadi usai melakukan pemusnahan, Senin, 11 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Dedy mengaku telah membatasi penggunaan HP petugas yang berjaga di beberapa area tertentu. Petugas harus memberi contoh ke warga binaan dan telah menyiapkan fasilitas untuk mendukung sikap ini.
 
"Kami sudah siapkan loker khusus pegawai untuk menyimpan HP mereka masing-masing," katanya.
 
Pembatasan HP masuk ke dalam rutan dapat meminimalisir rencana pengendalian peredaran narkoba dari balik jeruji. Sebab, tak jarang ditemukan petugas berkongkalikong dengan otak jaringan narkoba yang ada di lembaga pemasyarakat atau rumah tahanan.
 
"Sudah banyak diluar sana terdengar adanya kerja sama antara petugas dan warga binaan dalam penggunaan alat komunikasi yang digunakan untuk peredaran narkoba," jelasnya.
 
Rutan Klas 1 Tangerang rutin menggeledah kamar-kamar sel warga binaan secara acak. pihaknya juga memiliki solusi dengan menyediakan warung telepon khusus (wartelsus) bagi warga binaan.
 
"Kalau alasan kangen keluarga, kami menyediakan wartelsus untuk menghubungi keluarganya. Panggilan tersebut dapat kami monitor dan kami kontrol serta kendalikan secara langsung," kata Dedi.
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif