Warga Cicendo Bandung Serbu Pembagian Air Bersih

Roni Kurniawan 11 Oktober 2018 18:49 WIB
air bersih
Warga Cicendo Bandung Serbu Pembagian Air Bersih
Warga menyerbu pembagian air bersih yakni di Jalan Industri Dalam RW 08/07 Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Bandung: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung menyalurkan air bersih di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat. Penyaluran dilakukan sebagai upaya pemenuhan air bersih terhadap sebagian warga Kota Bandung yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Salah satu tempat pembagian air bersih yakni di Jalan Industri Dalam RW 08/07 Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Pembagian air bersih tersebut langsung diserbu warga.

Menurut Komala, warga setempat, ia sudah tidak mendapat pasokan air bersih dari PDAM selama empat bulan terakhir. Bahkan ia harus membeli air bersih setiap hari sebanyak tiga jerigen ukuran 20 liter untuk memenuhi kebutuhan.


"Sudah ada sekitar empat bulan air ledeng (PDAM) enggak ada. Selama ini ya beli Rp3 ribu perjerigen," ujar Komala disela-sela pembagian air bersih, Kamis, 11 Oktober 2018.

Komala mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian air bersih di dekat rumahnya. Ia bergegas membawa beberapa ember besar untuk meminta bagian air bersih.

Hal sedana pun diungkapkan Jajang, pria paruh baya yang juga sulit  mendapatkan air bersih. Jajang sempat harus mengeluarkan uang sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu untuk membeli air bersih setiap hari selama pasokan dari PDAM tidak ada.

"Ya kepaksa beli air, karena ledeng enggak ada. Itu (air) buat mandi, masak, nyuci. Susah memang kalau enggak ada air," keluh Jajang.

Sementara itu Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan, tampungan air di Situ Cipanunjang ini bisa memberikan cadangan jutaan meter kubik.

Situ ini bisa memiliki kedalam air setinggi lebih dari 22 meter. Namun musim kemarau beberapa bulan ke belakang membuat air situ terus surut.

"Jadi artinya sudah semakin kritis air baku kita. Sulit memprediksi ketersediaan," ujar Sonny.

Sonny menyebutkan sampai dengan hari ini muka air Situ Cipanunjang sudah turun sebanyak 21,3 meter. Setiap harinya cadangan air mengalami penurunan sebesar 24,8 sentimeter.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id