Pantauan Medcom.id, Teras Cikapundung berupa lokasi di pinggir sungai, tepatnya di Jalan Siliwangi, Hegarmanah. Pepohonan dan taman menghiasi kawasan tersebut.
Air mengalir dengan jernih. Tak ada bau maupun sampah di sekitar lokasi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Debit air berkurang. Tapi beberapa anak tampak asyik bermain di sungai.
"Enak ngadem di sini. Enggak terlalu banyak orang. Bikin rileks," kata Daniel, pengunjung yang ditemui Medcom.id di Teras Cikapundung, Selasa, 8 Oktober 2018.
Kesan serupa pun didapat Yeni Marlina, 29. Ia mengajak suami dan anaknya ke Teras Cikapundung.
Setelah menembus kemacetan lalu lintas di Bandung, Yeni dan keluarga pun beristirahat sejenak di Cikapundung. Mereka duduk-duduk santai sambil melihat aksi beberapa anak berenang di sungai.
"Kalau kata saya, tempat ini perlu dirawat lagi," ungkap Yeni.
Teras Cikapundung diresmikan pada 30 Januari, dua tahun lalu. Restorasi sungai dilakukan selama dua tahun di masa Ridwan Kamil menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Baca: Teras Cikapundung Resmi Dibuka
Pembangunan Teras Cikapundung bertujuan menata kawasan sempadan Sungai Cikapundung. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman di sekitar sungai. Selain itu, restorasi sungai juga bertujuan menjaga kualitas air dan mengendalikan potensi banjir.
Lihat video:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
