Dua Pelaku Eksploitasi Anak di Depok Ditangkap

Octavianus Dwi Sutrisno 28 November 2018 17:56 WIB
eksploitasi anak
Dua Pelaku Eksploitasi Anak di Depok Ditangkap
Dua pelaku ekspolitasi anak di Depok.
Depok: Dua pemuda di Depok, Jawa Barat ditangkap Satuan Reserse Polresta Depok, Rabu 28 November 2018. Pemuda bernama Iwan Setiawan, 20, dan Eko Supriyono, 20, diduga telah menjual seorang gadis.

"Keduanya kami tetapkan sebagai tersangka atas dugaan eksploitasi terhadap anak dibawah umur, baik materi maupun seksual. Dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Deddy Kurniawan, Rabu 28 November 2018.

Deddy menuturkan, peran kedua tersangka dalam kasus tersebut yaitu, mengiming-imingi penghasilan besar kepada korban dalam waktu singkat. Diketahui, keduanya merupakan pedagang minuman keras keliling.


"Korban ini, pelayan dari usaha mereka, dan dua tersangka yang berhasil kita tangkap adalah mucikarinya," bebernya.

Selanjutnya, ketika tengah menjajakan dagangan salah satu pelanggan mengutarakan niatnya ingin berkencan dengan korban yang masih berstatus sebagai siswi di salah salah satu SMP tersebut. Kedua tersangka, lalu membujuk korban dengan imbalan senilai Rp800 ribu untuk satu kali kencan.

"Mereka mendapat imbalan uang sebesar Rp 200 ribu, korban diantar ke lokasi yang sudah ditentukan oleh pelanggan itu," katanya.

Deddy menegaskan, dari hasil interogasi kedua tersangka eksploitasi anak itu mengaku hanya sekali melakukan transaksi esek- esek. Tapi, polis terus melakukan pengembangan.

"Ya dari pengakuannya cuma sekali, tapi dugaan kami mereka sudah beberapa kali melakukan ini," ujarnya.

Deddy menegaskan, Polresta Depok kini tengah melakukan pengawasan melekat terhadap berbagai kasus prostitusi dan tindakan asusila dalam operasi sandi Pekat Jaya 2018. Sehingga, penindakan tegas akan terus dilakukan, terkait kasus-kasus kriminal khusus tersebut.

"Operasi Pekat Jaya ini, tidak hanya masalah prostitusi saja tapi ada sasaran lainnya seperti pencurian dan pelanggaran ketertiban umum, menjadi atensi khusus saat ini," pungkasnya.

Saat ini keduanya telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Depok, atas perbuatannya para tersangka diganjar Pasal 88 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak 







(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id