Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung mengerahkan KAL PAHOWANG II-3-30 untuk mendukung bantuan logistik dan mengevakuasi korban tsunami di Pulau Legundi, Punduh Pidada, Peswaran, Lampung, Rabu, 26 Desember 2018.
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung mengerahkan KAL PAHOWANG II-3-30 untuk mendukung bantuan logistik dan mengevakuasi korban tsunami di Pulau Legundi, Punduh Pidada, Peswaran, Lampung, Rabu, 26 Desember 2018. (Antara)

Tiga Hari Bertahan di Pulau, Nelayan di Lampung Pulang ke Rumah

Tsunami di Selat Sunda
Antara • 26 Desember 2018 12:34
Lampung Selatan: Sejumlah nelayan Desa Kenali, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan memutuskan pulang ke desanya menggunakan perahu pada Selasa, 25 Desenber 2018.
 
Sebelumnya mereka bertahan selama tiga hari di pulau-pulau kecil Selat Sunda pascatsunami pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.
 
Seperti dilansir Antara, kepulangan para nelayan tersebut langsung disambut oleh para kerabat yang menunggu di pinggir pantai

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka terlihat gembira setelah melihat sejumlah perahu yang ditaiki para nelayan merapat ke pantai. Setalah menepi, perahu pun disandarkan dengan didorong bersama-sama naik ke daratan pantai.
 
Hartono, salah satu nelayan yang pulang mengatakan, dirinya sangat senang setelah sampai di desa. Hartono menempuh perjalanan selama satu jam setengah. Hartono pulang dengan istri dan anaknya yang masih kecil.
 
Hartono mengatakan, saat tsunami menerjang, dirinya bersama keluarga sedang  memancing cumi. Hartono juga menyebu air laut sempat surut sehingga dia memutuskan menjauh ke tengah dan akhirnya selamat.
 
Usai tsunami, dia bersama nelayan lainya yang selamat memilih tinggal sementara di Pulau Kujanan selat sunda kemudian baru memutuskan pulang pada Selasa pagi. Menurut Hartono, masih terdapat sejumlah nelayan di pulau yang belum berani pulang dan minta dievakuasi.
 
Sementara Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung mengerahkan KAL PAHOWANG II-3-30 yang dikomandani Lettu Laut (P) Bagas Mondro Murti. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung bantuan bahan logistik dan mengevakuasi para korban tsunami di Pulau Legundi, Punduh Pidada, Peswaran, Lampung, Senin, 24 Desember 2018.
 
Pada kegiatan tersebut sebanyak 28 personel melaksanakan peninjauan lokasi pengungsian dan memberikan bahan bantuan logistik. Bahan yang disalurkan tersebut adalah pakaian, makanan, dan minuman kepada 500 orang korban tsunami di Pulau Legundi.
 
Selain itu, para personel juga mengevakuasi 10 korban tsunami, yang terdiri dari tujuh dewasa dan tiga anak-anak.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi