ilustrasi. (Foto: AFP)
ilustrasi. (Foto: AFP) (Rizky Dewantara)

Program Botak Berhasil Mengurangi 41 Ton Sampah Plastik

ramah lingkungan kantong plastik berbayar Larangan Sampah Plastik kantong plastik
Rizky Dewantara • 19 Februari 2019 15:25
Bogor: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengklaim berhasil mengurangi 41 ton sampah plastik melalui program Bogor Tanpa Kantong Plastik (Botak). Program itu diterapkan Pemkot Bogor sejak 1 Desember 2018 dan tertuang dalam Perwali Nomor 60 Tahun 2018 tentang pengurangan sampah kantong plastik di ritel dan pusat perbelanjaan.
 
"Pengurangan 41 ton itu dari 24 ritel yang menerapkan program Botak," ungkap Kepala Seksi (Kasi) kemitraan dan peningkatan kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Setiawati saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 18 Februari 2019.
 
Ia mengaku, dengan keberhasilan program Botak di pusat perbelanjaan dan ritel membuat Pemkot Bogor siap untuk mulai menerapkan Botak di 12 pasar tradisional di Kota Bogor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kebijakan ini juga selaras dengan tujuan kita menuju pasar bersih," akunya.
 
Baca: Bogor Toleransi Kantong Plastik Hingga Februari 2019
 
Pemerintah Kota Bogor akan mulai menyosialisasikan program Botak ke pasar tradisional pada 1 April 2019 mendatang, seusai peringatan Hari Pengurangan Sampah Plastik Nasional (HSPN) 2019 yang akan digelar di Mal Botani Square. 
 
Setiawati menegaskan, sosialisasipun akan dilakukan secara bertahap di masing-masing pasar dengan target waktu hingga Desember 2019 dan akan diberlakukan serentak di semua pasar.
 
"Mungkim untuk sosialisasi di pasar tradisional butuh waktu lebih lama dari pusat perbelanjaan" sebutnya.
 
Meski demikian, ia menyatakan, dalam pelaksanaan sosialisasi Botak di pasar tradisional, pihaknya juga akan mengundang para pedagang untuk berdiskusi secara langsung terkait pelarangan penggunaan kantong plastik ini.
 
"Penerapan program Botak di toko modern juga sebagai latihan awal masyarakat. Kami harap masyarakat jadi terbiasa membawa kantong daur ulang kemanapun belanjanya," ujarnya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif