Seluruh pegawai wanita di ATC memandu lalu lintas udara di Bandara Soetta. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Seluruh pegawai wanita di ATC memandu lalu lintas udara di Bandara Soetta. Medcom.id/Hendrik Simorangkir (Hendrik Simorangkir)

Perempuan Pandu Angkasa Bandara Soekarno-Hatta

Hari Kartini penerbangan
Hendrik Simorangkir • 21 April 2019 15:24
Tangerang: Lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, diatur perempuan perkasa dari AirNav Indonesia cabang Jakarta Air Traffic Services Controller (JATSC). Memperingati Hari Kartini, mereka juga mengenakan pakaian kebaya dan baju khas daerah masing-masing.
 
Deputi GM Perencanaan dan Evaluasi Operasi AirNav cabang JATSC, Suryadi mengatakan, inilah Kartini di era modernisasi. Perempuan kini juga bisa menjadi pemandu lalu lintas udara.
 
"Di sinilah kita mau mengambil pelajaran yang penting dari pahlawan kita. Karena kita tahu bahwa beliau (RA Kartini) salah satu fundamen yang memberikan contoh khususnya kepada wanita Indonesia," ujar Suryadi, Minggu, 21 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Momen ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme di diri perempuan petugas Airnav. Terlebih, lanjutnya, pekerjaan sebagai pemandu pesawat udara sangat spesifik.
 
"Alhamdulillah kita juga bisa memperkerjakan para wanita di ATC, sehingga harapan kita bahwa wanita itu tidak ketinggalan dalam hal masalah pekerjaan dengan pria. Tidak ada perbedaan. Bahkan teman-teman (petugas wanita) di ATC ini mereka juga harus dinas pagi siang dan malam," katanya.
 
Suryadi meminta perempuan Indonesia untuk mengingat perjuangan wanita terdahulu. Apa yang dilakukan RA Kartini sangat luar biasa dampaknya karena mampu mendobrak dinding pembatas hak perempuan.
 
Supervisor ATC Ismawati menuturkan, momen ini sudah dua kali dilaksanakan dengan cara yang sama. Ia bersama pekerja wanita lainnya telah mendapatkan kesetaraan dengan laki-laki dalam menunaikan tugasnya di AirNav.
 
"Ya, mungkin tinggal bagaimana kami mengatur waktu untuk bisa membagi waktu seadil-adilnya antara pekerjaan dan rumah," paparnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif