Rumah Rental Sabu di Tasikmalaya Berkedok Toko Kemiri
Ilustrasi narkoba, Medcom.id - M Rizal
Tasikmalaya: Sebuah rumah di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, disewakan sebagai tempat pesta narkoba. Untuk menutupi jejak, pemilik rumah berjualan sepeda motor dan kemiri di depan bangunan berlantai dua itu.

Adalah YG, 58, pemilik rumah di Jalan Tentara Pelajar tersebut. YG merupakan mantan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kementerian Keagamaan (Kemenag).

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya menggerebek rumah tersebut pada 25 Agustus 2018, dini hari. Saat petugas datang, YG tak berkutik.


"Penggerebekan dilakukan karena mendapat informasi setiap malam rumah itu dalam kondisi gelap. Tapi di lantai 2, ada aktivitas. Kendaraan bermotor juga penuh di halaman. Saat penggerebekan, petugas menemukan pemakai dan penjual tengah mengisap sabu-sabu," ujar Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman, Rabu, 12 September 2018.

Tuteng mengatakan YG beroperasi sejak 2017. Kepada warga, YG mengaku berjualan kendaraan bermotor dan kemiri. Tapi, warga mengeluhkan kondisi rumah yang selalu ramai. Sebagian besar, orang yang mendatangi rumah itu berasal dari luar daerah.

Setelah penggerebekan, petugas mendapati pengunjung rumah mengisap sabu. Mereka membayar tarif Rp100 ribu untuk lima kali pemakaian. 

Dalam penggerebekan, petugas menahan YG, RZ, YD, dan EB. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu 2,51 gram; satu paket sisa 0,39 gram; satu paket ganja kering 2,25 gram; uang Rp23 juta hasil rental isap 4 kali bayar Rp100 ribu; timbangan; 10 HP; 2 bong; 10 cangklong; bukti setoran bank; 20 korek api gas; 6 obor api; 10 selang; 15 buah sedotan putih, dan kertas foil.
 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id