Puluhan Pemulung Belajar Sulap Sampah Bernilai Ekonomi

Farhan Dwitama 12 Oktober 2018 23:08 WIB
pengelolaan sampah
Puluhan Pemulung Belajar Sulap Sampah Bernilai Ekonomi
Pemulung dibina untuk mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi di Tangerang Selatan. Jumat, 12 Oktober 2018, Medcom.id - Farhan Dwi
Tangerang: Puluhan pemulung di Kecamatan 30 pemulung di Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, mengikuti pelatihan memanfaatkan sampah plastik, Jumat, 12 Oktober 2018. Mereka menyulap sampah sebagai produk bernilai ekonomi.

Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Hadiyana, mengatakan pekerja nonformal memiliki daya juang untuk meningkatkan taraf hidupnya. Mereka dibina untuk mendapatkan keterampilan dan keahlian.

“Mendongkrak kreativitas pemulung. Biasanya hanya memungu botol, sekarang ditambah kemampuannya untuk membuat kerajinan dan menciptakan kesempatan ekonomi yang lebih baik," kata Hadiyana, di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangsel. 


Pembinaan diberikan BPPT Puspiptek dan Ikatan Pengusaha Muslim (Ipemi) Kota Tangsel.

Mahal, 60, warga Baru Asih, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, termasuk peserta pelatihan. Ia mengatakan pembinaan membuatnya dapat mengolah barang bekas.

"Kalau ini ada hasilnya, saya mau pensiun jadi pemulung," ungkap Mahal.

Dalam sehari, ujar Mahal, ia dapat meraup 50 kilogram bahan bekas berbagai jenis yang dapat didaur ulang. Mulai dari plastik, kertas, dan kardus. Tapi, katanya, plastik memiliki nilai lebih tinggi.

Mardi, pengepul usaha barang bekas, juga tertarik membuat kerajinan tangan. Ia berharap produk itu dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf ekonominya.

“Kalau bisa lebih mahal lagi kan lumayan, dari pada hanya dijual ke bos,” katanya.

Saat ini lanjutnya, harga barang bekas berupa plastik dalam keadaan bersih, dihargai sekitar Rp7000 sampai Rp7.500 per kilonya. “Untuk yang kotor itu sekitar Rp4 ribu sampai Rp4.500 perkilo,” kata dia. 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id