Kendaraan Korban jadi Petunjuk ke Pelaku
Kontrakan Ammera di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Antonio.
Bekasi: Terungkapnya keberadaan kendaraan milik korban pembunuhan di Bekasi, berawal saat pemilik kontrakan melaporkan kecurigaannya ke polisi. Kendaraan yang dimiliki korban  Nissan X-Trail warna silver bernopol B 1075 UOG tidak ditemukan di kontrakannya.

Johan, 55, pemilik kontrakan, menceritakan obrolannya dengan HS saat akan mengongtrak. HS mengaku kenal dengan salah satu penghuni kontrakan yang enggan ia sebutkan namanya.

HS membayarkan uang muka dan meninggalkan kendaraan. Salah satu rekan HS yang juga mengontrak di tempat John didatangi polisi saat bekerja.


"Jadi dia (HS) pernah bekerja sekantor, kurang lebih satu tahun. Yang temannya di sini belum tahu ada kejadian ini," kata dia.

Penghuni kontrakan itu, kata John, pulang sekitar Pukul 01.00 WIB, Rabu 14 November 2018. "Dia langsung berbicara dengan penjaga, 'teman saya jadi mengontrak di sini enggak ?’. Akhirnya dia bilang itu masalah," ujarnya.

Penjaga kontrakan itu lapor ke Johan. Begitu cerita dan memastikan informasi tersebut, dia pun mengetahui kendaraan ketinggalan yang diduga milik pelaku.

Baca: Pembunuh Pasutri di Bekasi Diduga Komplotan

Selanjutnya, ia meyuruh anaknya, Alfi 29, melaporkan hal itu ke pihak terkait. "Anak saya lapor ke Polres Cikarang, bertepatan dengan adik saya foto mobil dan kirim ke Polsek Pondokgede dan ternyata benar itu mobilnya," tambahnya.

Menurut keterangannya, pihak kepolisian datang ke lokasi pada Rabu malam, 14 November 2018. Mereka sempat menunggu di lokasi itu. Polisi juga mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari kontrakan tersebut.

Baca: Terduga Pembunuh Pasutri Di Bekasi Masih Saudara

Sebelumnya, polisi telah menetapkan HS sebagai terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi. Ia adalah HS. Dia ditangkap setelah polisi menemukan kendaraan korban di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Sebanyak empat orang ditemukan tewas di kediamannya di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 November 2018. Empat orang itu merupakan satu keluarga. Mereka antara lain suami dan istri Diperum Nainggolan, 38, Maya Ambarita, 37, serta dua anak, yakni Sarah Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id