Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau wilayah yang rusak akibat tsunami, dok: istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau wilayah yang rusak akibat tsunami, dok: istimewa (Hendrik Simorangkir)

Wagub Banten Sebut Bantuan Jadi Kekuatan Korban Tsunami

Tsunami di Selat Sunda
Hendrik Simorangkir • 24 Desember 2018 19:07
Tangerang: Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berterima kasih atas bantuan yang datang untuk korban terdampak tsunami di kawasan Pandeglang dan Serang. Andika mengatakan akan memaksimalkan bantuan untuk memulihkan kondisi tersebut.
 
Andika menjelaskan bantuan itu merupakan salah satu kekuatan bagi masyarakat untuk tetap bertahan. Pasalnya, cukup banyak masyarakat yang menjadi korban tsunami yang menerjang Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018.
 
Hingga saat ini, Andika menambahkan, masih ada beberapa warganya yang belum bisa dievakuasi. Selain karena medan yang berat, tsunami juga sempat memutuskan jalur transportasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ada, seperti Tanjung Lesung dan Kecamatan Sumur. jadi yang dibawa ke Rumah Sakit Pandeglang kemungkinan akan bertambah, baik yang terluka atau meninggal," kata Andika di Serang, Senin, 24 Desember 2018.
 
Menurut Andika, pihaknya akan terus memaksimalkan akses menuju Tanjung Lesung dan Sumur. Hingga saat ini pihaknya sudah membuat 10 pos dari Kecamatan Carita, Kecamatan Panimbang, hingga Kecamatan Sumur. 
 
"Kita sekarang memaksimalkan tim untuk bergeser ke wilayah Tanjung Lesung dan Kecamtan Sumur, khususnya evakuasi dan mengidentifikasi puing-puing dan masyarakat yang belum ditemukan di wilayah tersebut," jelasnya.
 
Andika mengklaim, sejak Minggu, 23 Desember 2018, alat berat sudah mulai diterjunkan ke lokasi untuk membuka akses transportasi. Hingga saat ini, kondisi jalan menuju Sumur atau Tanjung Lesung perlahan sudah mulai terbuka.
 
Andika menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat baik dari Basarnas, BNPB, BPBD provinsi, BPBP kabupaten/kota, termasuk TNI/Polri.
 
"Kita akan memaksimalkan potensi itu untuk wilayah yang belum tersentuh untuk evakuasi, seperti wilayah Ujung Jaya yang dekat Ujung Kulon," kata dia.
 


 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi