Lion Air Jatuh

Keluarga Saring Informasi soal Korban Pesawat Jatuh

Octavianus Dwi Sutrisno, Farhan Dwitama 31 Oktober 2018 19:59 WIB
Lion Air Jatuh
Keluarga Saring Informasi soal Korban Pesawat Jatuh
Suasana di rumah Copilot Lion Air JT-610 Captain Harvino di Tangerang Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018, Medcom.id - Farhan Dwi
Depok: Keluarga Yulia Silvianti, 38, telah menyerahkan dokumen terkait identitas perempuan yang menjadi penumpang Lion Air JT-610 itu. Yulia tercatat sebagai korban Lion Air yang jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat.

Suami korban, Aditya, mengatakan telah menyerahkan data-data itu ke RS Polri di Jakarta. Selain identitas, keluarga juga menyeragkan rambut dan sampel sidik jari korban.

"Jadi sekarang, saya tinggal menunggu hasil identifikasi," ujar Aditya di kediamannya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Depok, Jawa Barat, Rabu, 31 Oktober 2018.


Ia juga terus memantau informasi dari Posko Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Bandara Soekarno-Hatta. Aditya mengaku mengandalkan informasi dari posko BPK dan menyaring berita. 

"Jadi saya tidak mau melihat berita di televisi untuk kondisi seperti ini," ujar Aditya.

Yulia sudah dua tahun bertugas di Pangkalpinang, Bangka Belitung, sebagai auditor BPK. Sudah menjadi rutinitasnya pulang ke Depok setiap akhir pekan. Kemudian, Yulia kembali ke Pangkalpinang pada Senin untuk bertugas kembali.

Tapi, lanjut Aditya, ia curiga lantaran Yulia tak kunjung menelepon. Padahal biasanya, Yulia menghubungi ponselnya setiap tiba di Pangkalpinang. Sementara nomor Yulia tak aktif.

"Saya di situ mulai cemas dan mencoba menghubungi pihak Lion Air, dan benar seperti yang dikabarkan oleh media sosial bahwa pesawat tersebut hilang," terangnya.

Adit menegaskan pasrah dengan kabar apapun mengenai istrinya. Ia juga menyerahkan proses pencarian dan identifikasi kepada pemerintah.

Sementara itu, karangan bunga berjejer di kediaman Harvino, co pilot Lion Air JT 610. Leon, paman Harvino, mengaku belum mendapat informasi resmi mengenai kondisi keponakannya.

"Tapi kalau pun meninggal, kami keluarga ikhlas,” kata Leon, paman Harvino, di rumah korban di Tangerang Selatan, Banten.

Leon mengatakan, anak pertama korban, Khanza bersama Istri korban, Nia, dan kakak korban Novi Cahyadi telah berangkat ke RS Polri Kramat Jati memenuhi penggilan RS Polri. 

“Hasilnya belum tahu, baru jalan tadi sore, anak pertamanya, istri dan kakanya Vino,” terang Leon. 

Pihaknya, kata Leon sejak senin malam 29 Oktober menggelar pengajian di kediaman Harvino. 

“Iya malam ini gelar pengajian lagi, kemarin malam kedua kami gelar salat ghaib,” ucap Leon. 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id