Korban Kebakaran di Bandung Menolak Direlokasi
Salah seorang warga tengah memilah barang yang masih digunakan di area pemukiman yang terbakar di Karees Kulon, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu 5 Mei 2018. (Medcom.id/Roni K)
Bandung: Warga RW 06, Karees Kulon, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, keberatan bila direlokasi ke rumah susun (rusun) Rancacili, Ciwastra. Alasannya, karena sudah lama tinggal di lokasi tersebut.

"Kami berharap masih bisa tinggal di sini (Karees Kulon), karena kami sudah turun temurun tinggal di sini. Sudah lama pisan," kata Ipit Saepudin selaku ketua RW 06 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu 5 Mei 2018.

Warga yang bermukim di RW 06 termasuk yang terkena musibah kebakaran yakni RT 03, 04 dan 05 berada di atas tanah milik BUMN yakni PT KAI. Warga pun selama ini membayar sewa setiap tahunnya ke PT KAI.


"Iya tanahnya milik PT KAI, kami sewa di sini bayar setiap tahun. Beda-beda harga sewanya tergantung luas tanah," sebut Ipit tanpa menyebutkan harga sewa yang dibayarkan ke PT KAI.

Baca: Korban Kebakaran di Bandung akan Dipindah ke Rusun Rancacili

Ipit mengaku, jika harus pindah ke rusun Rancacili akan memberatkan warga. Pasalnya jarak dari Karees Kulon yang berada di pusat kota ke Rancacili cukup jauh. Sehingga akan menyulitkan akses warga untuk bekerja dan bersekolah.

"Kalau pindah ongkos double yang sekolah terus yang kerja di sini. Apalagi kebanyakan warga kerjanya buruh," keluh Ipit.

Ipit berharap, PT KAI masih menyewakan lahan tersebut untuk bisa ditempati oleh warga. Terlenih Karees Kulon telah menghadirkan begitu banyak kenangan bagi warga setempat selama bermukim.

"Banyak sekali kenangan di sini. Kami turun temurun di sini. Ini tanah kelahiran kami. Semoga Pemkot Bandung bisa bertemu dengan PT KAI supaya kita tetap tinggal disini," harapnya.

Baca: Warga Mencari Barang Berharga Sisa Kebakaran di Bandung

Pejabat Sementara Wali Kota Bandung Muhammad Solihin berencana untuk merelokasi 188 jiwa korban kebakaran di Karees Kulon, Malabar ke rusun Rancacili. Pasalnya Pemkot Bandung tidak bisa membangun kembali bangunan yang hancur akibat kebakaran karena lahan tersebut milik PT KAI.

"Ini tanah milik PT KAI, kita harus mengembalikan dulu. Karena pemerintah tidak bisa membangun dengan menggunakan APBD di atas lahan yang bukan miliknya Pemkot. Nanti kita akan cari solusinya, untuk sementara kemungkinan di rumah susun Rancacili," ujar Solihin, saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu 5 Mei 2018.

Baca: Bocah Lima Tahun Jadi Korban Kebakaran di Bandung
 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id