Perwakilan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemendikbud, R. Ahmad Yusuf. Medcom.id/Antonio
Perwakilan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemendikbud, R. Ahmad Yusuf. Medcom.id/Antonio (Antonio)

Kemendikbud Dalami Dugaan Kekerasan ke Siswa di Bekasi

Kekerasan di Sekolah
Antonio • 13 Februari 2019 17:53
Bekasi: Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyambangi Sekolah Dasar Islam (SDI) Al Fajri, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sekolah tersebut merupakan tempat anak berkebutuhan khusus yang diduga menjadi korban kasus menuntut ilmu.
 
Perwakilan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemendikbud, R. Ahmad Yusuf, menyebut timnya bertemu langsung dengan kepala sekolah, bidang pendidikan dari sekolah dan perwakilan dari UPTD Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
 
"Kita monitoring untuk sekolah ramah anak, itu saja," kata dia di Bekasi usai bertemu dengan pihak sekolah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia enggan merinci apa saja persoalan yang dibahas dalam kunjungan tersebut. Namun, dia tak menampik pertemuan ini juga terkait dugaan kekerasan ke JMH, 11, siswa berkebutuhan khusus yang tengah diselidiki kepolisian.
 
"Kan media sudah tahu," ujarnya.
 
Dirinya pun enggan berkomentar banyak soal sanksi yang akan akan diberikan jika guru atau pihak sekolah melakukan kekerasan ke muridnya.
 
"Saya tidak mau berandai-andai. Kami akan laporkan dulu ke pimpinan,  baru nanti pimpinan yang akan memutuskan, nanti yang mengambil kebijakan pimpinan," ujarnya.
 
Pihak sekolah hingga saat ini masih belum bersedia untuk diwawancarai terkait dugaan kekerasan tersebut.
 

 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif