3.500 Hektare Hutan Konservasi di Jabar akan Direhabilitasi

Faisal Abdalla 15 Februari 2018 04:16 WIB
kehutanan
3.500 Hektare Hutan Konservasi di Jabar akan Direhabilitasi
Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono. Medcom.id/Faisal Abdalla
Bogor: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jawa Barat menargetkan merehabilitasi kawasan hutan konservasi seluas 3.500 hektare (ha). Saat ini, ada sekitar 50 kawasan hutan konservasi yang tersebar di Jawa Barat dengan total luas 83 ribu hektare. 

"Dari 83 ribu hektare itu, 3.500 di antaranya terganggu ekosistemnya. Ini yang sedang kita usahakan untuk direhabilitasi," kata Kepala BKSDA Jawa Barat, Sustyo Iriyono saat acara Dialog dengan Media KLHK di kawasan Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, Rabu 14 Februari 2018. 

Sustyo mengatakan, gangguan ekosistem hutan konservasi yang terjadi berupa degradasi lahan serta perambahan kawasan hutan. Saat ini, KLHK sudah merehabilitasi kawasan yang terganggu seluas 600 hektare.


"Tahun ini kita targetkan pemulihan kawasan hutan konservasi seluas 2.000 hektare. Insyallah," ujarnya.

Baca Juga: Kawasan Hutan Konservasi Harus Dilestarikan 

Sustyo menambahkan, rehabilitasi dilakukan dengan cara menanam kembali kawasan hutan yang terambah dengan tanaman-tanaman vegetasi hutan. Rehabilitasi juga akan melibatkan warga sekitar. 

"(Rehabilitasi) tidak harus represif. Untuk mengeluarkan perambah-perambah hutan kita upayakan dengan persuasif. Bisa dengan merangkul masyarakat dengan memanfaatkan desa wisata lingkungan" bebernya. 

Kawasan hutan konservasi paling luas di Jawa Barat terdapat di sekitar Gunung Simpang, Kabupaten Cianjur. Luas hutan konservasi tersebut mencapai 14.700 hektare yang merupakan representasi ekosistem hutan hujan tropis di pegunungan Jawa Barat.



(AGA)