118 Bencana Terjadi di Jabar Sepanjang November 2018
Tim SAR Tasikmalaya mengevakuasi korban banjir di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa, 6 November 2018. Dok: Basarnas Jawa Barat
Bandung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat 118 bencana tanah longsor dan banjir terjadi di Jawa Barat sepanjang November 2018. Bogor menjadi daerah paling sering terdampak bencana.

Staf Pusdalops BPBD Jawa Barat Budi Budiman mengatakan bencana longsor paling banyak terjadi di Kota Bogor, yaitu 20 kejadian. Bencana banjir pun Kota Bogor juga tercatat paling banyak kejadian, yaitu lima kejadian.

"Untuk tanah longsor total kejadian 101 kejadian dan untuk banjir 17 kejadian," kata Budi melalui pesan singkat, Minggu 2 Desember 2018.


Untuk wilayah yang terdampak kejadian banjir dan tanah longsor di antaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kota Cimahi, Kota/ Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang.

Kemudian Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten/ Kota Tasikmalaya,‎ Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, dan Kota Bandung.

"Dari seluruh kejadian, total korban meninggal dunia sebanyak 11 jiwa. Sementara itu untuk warga yang terdampak tanah longsor dan banjir, tercatat ada 2.509 kepala keluarga," jelasnya.

Sementara itu data bencana mulai dari tanah longsor, gempa bumi, gelombang pasang, kebakaran hutan dan lahan, banjir, angin puting beliung, serta kebakaran hunian, sepanjang 2018 dari Januari hingga November, BPBD Jabar mencatat ada 1.399 kejadian.

Bencana longsor tercatat terjadi sebanyak 452 kali, paling banyak terjadi pada bulan Februari 2018, yang tercatat ada 153 kejadian tanah longsor.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id