Situ Rawa Kalong Riwayatmu Kini
Situ Rawa Kalong yang dikelilingi Apartemen, perumahan dan sejumlah pabrik. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno
Depok: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana merevitalisasi kawasan Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Kondisi Situ Rawa Kalong saat ini sangat memprihatinkan.

Medcom.id, menyusur lokasi danau kecil tersebut. Akses yang bisa dipakai yakni lewat jalan Raya Cimanggis lanjut masuk ke Jalan Nangka. Butuh waktu 20 menit untuk mencapai Situ Rawa Kalong bila menggunakan kendaraan.

Situ yang luasnya mencapai 8,25 hektare ini sangat kontras terlihat dengan lingkungan sekitarnya. Kawasan tersebut sudah dipadati perumahan dan beberapa pabrik besar.


Air situ yang berbau amis juga langsung tercium. Puluhan keramba apung memenuhi pinggiran Situ.

Medcom.id tiba di sebuah dermaga sederhana yang terlihat seperti baru dibangun. Di bawahnya banyak penduduk sekitar yang meluangkan waktu untuk memancing ikan.

"Situ Rawa Kalong ini, sudah puluhan tahun. dulu airnya bening, tidak hijau seperti ini," ucap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situ Rawa Kalong Muhammad Nurdin Sabtu 20 Oktober 2018.

Nurdin masih ingat betul pengalamannya di Situ Rawa Kalong kala berusia 5 tahun. Dia bahkan bisa berenang sepuas hati di situ ini.

Pria berusia 42 tahun ini menceritakan sejarah danau tersebut disebut Rawa Kalong. Dahulu ada sebuah pohon besar di tengah situ dan dihuni oleh banyak kalong (kelelawar).

"Ya, menurut kakek saya di situ banyak kalong. Namun, sekitar tahun 70an pohon tersebut tumbang dan hilang begitu saja," katanya.

Hilang peran

Situ Rawa Kalong dulunya digunakan sebagai sarana irigasi bagi sawah. Namun, area sawah yang mengelilingi danau tersebut kini perlahan berganti barisan perumahan.

"Jadi, begitu ada pemukiman tumbuh, berubahlah keberadaan situ ini. Bahkan luasnya semakin menyusut," ucapnya.

Kehadiran sejumlah pabrik juga menyebabkan ekosistem situ tercemar limbah. Pabrik disebutnya membuang langsung limbah ke air waduk.

"Ada tiga pabrik di sini, yaitu yang memproduksi kap lampu, kosmetik dan spons plastik. Semenjak ada mereka akhirnya begini (tercemar)," bebernya.

Karang Taruna Situ Rawa Kalong tidak berdiam diri dan mencoba membersihkan sampah-sampah. Sayangnya kegiatan tersebut tak bisa rutin dilakukan karena kesibukan tiap anggota.

Baca: Depok Direncanakan Jadi Kota Wisata Situ

Warga sudah diajak tak membuang sampah ke situ. Antusias warga sekitar patut diacungi jempol.

Dalam waktu satu tahun, situ yang tak menarik menjadi lebih bersih. "Dulu tepat di pinggir Situ ada TPA namun sekarang sudah tidak ada lagi," tandasnya.

Harus dibenahi

Dia mengakui Situ Rawa Kalong masih harus dibenahi. Terutama airnya yang hijau dan  menimbulkan bau tak sedap.

"Ini harus dinormalisasi, biar kembali bersih dan bisa menjadi lokasi wisata," pungkasnya.

Dia berharap Pemerintah Kota Depok lebih memperhatikan cagar budaya ini. Pasalnya, dia masih banyak melihat egoisme dinas dan membuat kebijakan saling berbenturan. Seluruh dinas pun diharapkan bisa bekerja sama.

"Dinas Pariwisata mereka hanya bisa mengatur dan memfasilitasi situ sisi pariwisata, sedangkan untuk kebersihan, lingkungan situ mereka harus koordinasi lebih dahulu dengan DLHK. Ujung-ujungnya ya saling tunjuk," terangnya.

Warga sekitar Situ Rawa Kalong menyambut baik rencana Gubernur Jabar menjadikan danau tersebut sebagai lokasi wisata. Walau banyak kekurangan, wilayah sekitar situ sejuk dan layak dikunjungi untuk melepas penah.

"Apalagi kalau sore jarang sekali ada tempat seperti ini sejuk," Ucap Ratna, penjaga warung di pinggir Situ.

Hal senada diungkapkan Arul, warga yang sering memancing di Situ Rawa Kalong. Dia berharap pembenahan situ segera terealisasi. Hobi memancingnya pun bisa lebih nikmat lagi.

"Coba sekali-kali kesini sekitar pukul 17.00 WIB. Adem sampe ke hati. Coba kalau airnya bersih, kita bisa foto-foto," tandasnya.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id