medcom.id, Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, tengah gencar merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di beberapa titik. Namun upaya tersebut dinilai anggota legislatif Kota Bandung gagal karena masih menimbulkan gejolak dan ketidakpuasan PKL.
Ketua Komisis D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha menilai, Pemkot Bandung tidak memikirkan dampak relokasi terhadap PKL. Misalnya, PKL di Jalan Merdeka yang dipindahkan ke basement Bandung Indah Plaza (BIP), pada 2014.
Ketua Komisis D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha menilai, Pemkot Bandung tidak memikirkan dampak relokasi terhadap PKL. Misalnya, PKL di Jalan Merdeka yang dipindahkan ke basement Bandung Indah Plaza (BIP), pada 2014.
"Pemkot Bandung tidak memikirkan bagaimana nasib PKL ke depannya. Tempat relokasi juga tidak manusiawi. Harusnya Pemkot Bandung melakukan survei dulu untuk tempat relokasinya," kata Ahmad Nugraha saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (14/4/2016).
Ahmad mengatakan, seharusnya Pemkot Bandung mengutamakan berbagai aspek tempat relokasi untuk para PKL. Termasuk mengenai keuntungan serta kenyaman agar tidak mengurangi pendapatan para PKL yang direlokasi.
"Tempat jualannya juga harus diperhatikan oleh pemkot, apakah bau, pengap, dan lain-lain. Jangan sampai para PKL jadi sakit karena tempatnya kayak gitu dan merugikan pendapatan mereka. Jangan sampai tidak manusiawi," kata dia.
Ahmad pun meminta Pemkot Bandung, khususnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang memilah-milah identitas para PKL. Ia pun tak ingin permasalahan para PKL terus berlanjut setiap tahun tanpa adanya titik terang yang diterima baik Pemkot Bandung maupun para PKL.
"Kalau bukan KTP Bandung dibiarkan, ujung-ujungnya menjadi beban Kota Bandung. Contoh Kota Surakarta, di mana PKL diajak bicara, dicarikan solusi apa keinginaan mereka," kata Ahmad.
Tahun ini, Pemkot Bandung merelokasi PKL di Jalan Purnawarman ke Bandung Electronic Center (BEC). Namun hal itu mendapat penolakan dari para PKL karena dinilai tempat relokasi tersebut mengurangi pendapatan mereka.
Sementara itu, satuan petugas khusus (Satgasus) Pemkot Bandung melakukan pertemuan internal secara tertutup untuk membicarakan mengenai keberadaan PKL di sejumlah titik di Kota Bandung. Pertemuan itu dihadiri oleh perwakilan dari Polrestabes Bandung, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dengan unsur terkait lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
